Jangan tunda kehamilan pertama!

Di zaman modern ini, banyak wanita yang memilih untuk menunda memiliki anak dengan berbagai alasan meskipun tak semua wanita seperti itu.

Sengaja menunda kehamilan ternyata membawa efek yang kurang menyenangkan, baik bagi si bayi maupun sang ibu. Oleh karena itu, kehamilan pertama menjadi hal yang sangat penting. Melansir dari thehealthsite.com, terdapat empat alasan yang membuat menunda kehamilan pertama bukanlah pilihan yang tepat.

1. Kesuburan menurun seiring pertambahan usia
Seiring dengan pertambahan usia, jumlah sel telur dalam ovarium akan menurun seiring dengan pertambahan usia. Wanita yang telah mencapai usia 30-an seringkali mengalami masalah kesuburan dikaitkan dengan menurunnya ovulasi. Selain itu, bertambahnya usia juga dikaitkan dengan endometriosis (penyumbatan saluran telur).

2. Peningkatan risiko anak cacat lahir
Menunda kehamilan pertama meningkatkan risiko bayi mengalami Down’s syndrome, yaitu kelainan kromosom dengan perbandingan 1:1000 di usia 30-an, 1:100 di usia 40-an dan seterusnya.

3. Komplikasi selama persalinan
Wanita dengan usia yang lebih tua membutuhkan usaha yang lebih keras untuk melakukan persalinan (bagi yang melahirkan secara normal), dan rahim wanita juga mengalami penuaan.

4. Kondisi kesehatan yang menurun
Jika tak menjaga pola hidup yang sehat, tak menutup kemungkinan kondisi kesehatan juga akan menurun. Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes dan tekanan dapat membuat seorang wanita sedikit sulit untuk hamil. Terlebih, jika memiliki bayi pertama dengan kondisi cacat lahir, maka ada risiko sekitar 25% melahirkan anak kedua dengan kondisi yang sama.[]

Sumber : Merdeka


Artikel Terkait :

About Nuryani

Check Also

alasan suami selingkuh

Perhatikan, 5 Hal Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Pasangan Anda tengah Berselingkuh

Meski demikian, ada juga orang yang tetap biasa saja dengan HP. Kemana-mana dia tidak perlu terlalu sering memegang handphone. Membuka handphone kalau ada notifikasi saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *