Unik, Informatif , Inspiratif

Jelang Hari Pernikahan, Inilah Rasa Ragu yang Sering Hinggap di Hati

0

Jelang hari pernikahan tiba, terkadang bisa saja suatu masalah muncul. Salah satunya adalah rasa ragu yang datang tiba-tiba kepada pasangan yang telah kita pilih.

Menanggapi kondisi tersebut, psikolog klinis dewasa dari Tiga Generasi, Anna Dauhan S.Psi, M.Si, mengatakan, dalam mempersiapkan pernikahan, ada beberapa faktor penting untuk dievaluasi sebelum masing-masing pihak memutuskan ‘Yes, go ahead’.

“Evaluasi diri sendiri, bagaimana kematangan emosi kita dan pasangan. Lihat kesesuaian visi dan cita-cita di masa depan, lihat apakah kita atau pasangan bisa cocok masuk ke keluarga. Kalau ada hambatan, berarti ada yang harus dilakukan untuk menjembatani itu,” tutur Anna.

BACA JUGA: 6 Tujuan Penting Pernikahan yang Perlu Diketahui

Hal itu diungkapkan Anna dalam Peluncuran buku ‘Anti Panik Mempersiapkan Pernikahan’ yang disusun oleh tim Tiga Generasi di Taman Kajoe, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tahun lalu.

Menurut Anna, pertanyaan ‘apakah si dia adalah orang yang tepat’ memang bisa muncul.

Nah, seperti dikutip dari buku ‘Anti Panik Mempersiapkan Pernikahan’, saat keraguan seperti di atas muncul, coba cek apakah pasangan kita memenuhi hampir keseluruhan kriteria berikut?

1. Menghargai kita sebagai seseorang yang unik, memiliki minat, kesenangan dan pilihan yang berbeda dengan dirinya.
2. Menghormati privasi dan ruang pribadi kita.
3. Pasangan tidak memaksakan kehendak atau mengontrol kita secara langsung atau tidak langsung.

BACA JUGA: 10 Nasihat Pernikahan dari Imam Ahmad bagi Calon Suami

4. Pasangan bersedia mendengarkan serta mempertimbangkan opini dan sudut pandang kita dan bersedia berkompromi.
5. Pasangan bebas dari kecanduan alkohol, narkoba, atau hal negatif lain.
6. Pasangan punya kepercayaan diri yang baik.
7. Pasangan bisa mengkomunikasikan ide, pikiran dan perasaannya dengan cara yang dapat kita pahami lalu sebaliknya, apakah dia paham pula dengan apa yang kita sampaikan.
8. Pasangan bisa mengendalikan emosinya tanpa memakai kekerasan dalam mengekspresikan dirinya.
9. Pasangan berkomitmen setia pada kita.
10. Pasangan adalah orang yang bertanggung jawab terhadap konsekuensi dari keputusan serta tindakan yang diambilnya. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline