Jengkol, Si Bau Penangkal Diabetes

Suka jengkol? Tak usah khawatir dan tak usah jaim. Jengkol tumbuhan yang memiliki bau khas menyengat ini memang banyak diminati. Dengan nama latin Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum, jengkol tetap menjadi primadona di kalangan penggemarnya.

Tumbuhan endemik Asia Tenggara yang termasuk kategori polong-polongan ini memang selalu menimbulkan keunikan sendiri dalam konsumsinya.

Lebih dari 100 ton setiap harinya Jengkol dikonsumi oleh warga Jawa. Angka itu dinilai tinggi sebagai makanan konsumi.

Dibalik baunya yang menyengat, Jengkol ternyata memiliki khasiat untuk mencegah diabetes. Di dalam buah jengkol terdapat zat yang tidak ditemukan pada bahan-bahan makanan lainnya. Zat tersebut dinamakan zat asam jengkolat.

Jika zat tersebut berguna untuk diabetes, maka bagi Anda penderita Ginjal sangat tidak dianjurkan. Hal tersebut lantaran, ginjal bisa jadi tidak dapat menyaring asam tersebut dalam jumlah yang kelewat banyak hingga akhirnya mengalami sulit berhenti buang air kecil atau sering disebut anyang-anyangan atau kejengkolan.  []


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

orang yang boleh meminta-minta

Jangan Sentuh 3 Bagian Tubuh Ini dengan Tangan!

Hasil penelitian juga mengungkapkan, orang yang menggunakan cincin atau memelihara kuku lebih dari dua milimeter membawa lebih banyak mikroba di tangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *