Sahabat
Foto: Hipwee

Jika Ingin Selamat, Berjalanlah Bersama

Sahabat
Foto: Hipwee

INSPIRADATA. Apa bedanya saat kita memakai jam tangan berharga Rp 50.000 dengan jam tangan berharga Rp 5000.000?

Bukankah kedua jam itu menunjukkan waktu yang sama dan dalam format yang sama (24 jam dalam sehari)?

Dan apa bedanya ketika kita tinggal di rumah seluas 60 m2 atau 6.000 m2?

Jika kita tidak memiliki sahabat, kesepian yang kita alami tetaplah sama.

Ketika kita terbang dengan first class atau economi class, maka saat pesawat terbang jatuh maka kita pun ikut jatuh.

Sobat, kebahagiaan sejati bukan datang dari harta duniawi. Tetapi ketika kita mampu melakukan sesuatu yang membuat orang lain mengucapkan terima kasih.

Apa itu? Yaitu saat apa yang kita lakukan bisa membuat mereka merasa ringan dalam menjalani hidup. Lantas mereka bisa tersenyum.

Jangan kira hidup eksklusif dengan memiliki dan memakai fasilitas first class akan membuatmu bahagia. Jika hati kita dipenuhi kesombongan saat menggunakan itu, maka semua itu hanya akan menjati penjara hati, yang membuat kita terasing dari kehidupan.

Sobat, jika engkau ingin cepat sampai dalam perjalananmu, berjalanlah sendirian. Tetapi Jika kamu ingin selamat, berjalanlah bersama sama.

Bersahabatlah! []


Artikel Terkait :

About Eki Baehaki

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *