foto: it cermat

Jika Salah, Berilah Nasihat, Bukan Menghujat

Saat ini, media sosial menjadi media peranan yang sangat penting dalam kehidupan kita. Kita bisa memanfaatkannya untuk hal-hal positif seperti membagikan artikel bermanfaat, menebar kebaikan, mencari orang yang hilang hingga bisnis on-line. Namun, selain hal-hal positif, media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk hal-hal negatif, salah satunya menghujat orang lain.

Apa yang harus dilakukan ketika melihat saudara melakukan hujatan atau kekeliruan?

1. Nasihati secara pribadi
Imam Syafi’i di dalam syairnya menyebutkan: Berilah nasihat kepadaku ketika aku sendiri, jauhilah memberikan nasihat di tengah-tengah keramaian. Sesungguhnya nasihat di tengah-tengah manusia itu termasuk sesuatu pelecehan yang aku tidak suka mendengarkannya. Jika engkau menyelisihi dan menolak saranku, maka janganlah engkau marah jika kata-katamu tidak aku turuti.

Jika melihat saudara melakukan kekeliruan, cukup nasihati dia secara pribadi tanpa harus menasihatinya di tempat umum, ataupun kolom komentar karena akan dibaca oleh banyak orang, dan itu bisa memalukan saudara kita yang dinasihati.

2. Pergunakan kata-kata yang halus dan tidak melukai
Saat menasihatinya, pergunakan kata-kata yang baik dan halus tanpa harus menyakiti atau melukainya. Karena Rasul pun mengajarkan kepada kita untuk menasihati dengan tutur kata yang lembut dan baik.

3. Mendo’akan
Jika sudah menasihatinya dengan cara apapun, namun belum terlihat ada perubahan, cukuplah kita mendo’akannya agar tetap istiqomah dalam kebaikan. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *