Muslimah
Foto: Muslimah (gambar dan kata)

Jika Wanita Sering Kawin Cerai, Siapakah Suaminya di Surga?

Muslimah
Foto: Muslimah (gambar dan kata)

INSPIRADATA. Saat ini kawin cerai seperti hal yang sangat biasa, terutama dikalangan selebritis saat ini. Sebenarnya bepisahnya setiap pasangan itu tidak hanya karena perceraian, tapi bisa jadi karena meninggal dunia. Perceraian, tentunya hal yang tidak pernah diinginkan oleh pasangan manapun. Apalagi seorang Muslimah.

Tapi bagaimana jika Muslimah menikah lagi pasca perceraian atau ditinggal menikah. Dan siapakah yang akan menjadi suaminya di surga kelak, jika mereka semua masuk surga?

Berdasarkan Imam Al Qurthuni di dalam kitab At Tadzkirah meriwayatkan bahwa Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu anhu mengatakan kepada istrinya.

“Jika engkau ingin menjadi istriku di surga, janganlah engkau menikah lagi setelah aku. Karena wanita adalah milik suaminya yang terakhir,” (HR. Imam Al Qurthuni).

Namun, ada pula pendapat bahwa muslimah yang pernah menikah beberapa kali, kelak di surga Ia akan menjadi istri dari suami yang paling baik akhlaknya.

Ummu Habibah pernah bertanya pada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, wanita yang pernah mempunyai dua suami di dunia, lalu keduanya meninggal, lantas ketiganya bertemu di surga, untuk siapa istri itu, untuk suami pertama atau kedua?” Rasulullah menjawab, “Untuk suami yang paling baik akhlaknya kepada istrinya. Karena akhlak akan membawa kebaikan dunia dan akhirat.”

BACA JUGA: 

Tubuh Kurang Ideal, Ini Nih Tips Memilih Busana Muslimah yang Tepat

Bupati Banyuwangi: Pulau Santen, Wisata Halal Pertama Di Indonesia

Selain itu, Muawiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu anhu pernah melamar Ummu Darda. Namun Ummu Darda menolak sembari mengatakan, “Aku pernah mendengar Abu Darda menceritakan sebuah hadits yang menyatakan ‘Sesungguhnya wanita akan menjadi istri dari suami terakhirnya kelak di surga.'” []

Sumber: Planet Merdeka


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *