Unik, Informatif , Inspiratif

Jokowi: Saya Tidak Anti-Islam

0

Beberapa kali Presiden Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak antiislam. Menjawab tudingan bahwa dirinya antiislam, Jokowi mengingatkan bahwa dirinya sering mendatangi berbagai pesantren.

Bahkan Jokowi mengingatkan bahwa dirinyalah yang menandatangani Perpres Hari Santri.

“Saya dibilang lakukan kriminalisasi ulama, antiislam. Wong hampir setiap minggu saya keluar masuk pondok pesantren. Saya juga yang tanda tangan Perpres Hari Santri,” kata Jokowi di Pondok Cabe, Jumat (25/1).

BACA JUGA: Ini Alasan Warga Enggan Pilih Jokowi dan Prabowo versi Median

Pernyataan ini dilakukan Jokowi saat acara penyerahan 40.172 sertifikat tanah kepada masyarakat Tangerang Selatan. Pemerintah sendiri menargetkan 100 persen masyarakat pemilik lahan di Tangerang memiliki sertifikat pada tahun 2019.

Untuk memberi gambaran lebih jelas, mengenai tuduhan itu, Jokowi mengutip hasil survei yang pernah dilakukan pemerintah. Survey itu menjelaskan bahwa sembilan juta masyarakat Indonesia masih percaya terhadap kabar bohong atau hoaks.

Walau hasil survey menunjukan angka yang mengejutkan, tapi Jokowi yakin bahwa masyarakat mulai lebih cerdas dalam mencerna informasi dan bisa memilah mana berita benar dan berita bohong.

BACA JUGA: Untuk Apa Jokowi Borong Sabun Senilai Rp 2 Milyar, dan Dari Mana Uangnya?

Menurut Jokowi, Ini semua hanya politik saja. Untungnya masyarakat Indonesia cerdas. “Yang sembilan juta tadi, kalau dibandingkan 260 juta penduduk Indonesia ya masih sedikit.” Kata Jokowi memberi perbandingan angka.

Jokowi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpecah belah hanya karena perbedaan pandangan politik. Jokowi mengingatkan pada masyarakat agar lebih mengukuhkan hubungan antarmanusia dan tidak mudah termakan berita bohong atau hoaks. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline