Unik, Informatif , Inspiratif

Jual Sate Padang Babi, Suami Istri Jadi Tersangka

0

B dan E, suami istri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus sate Padang Daging Babi. Penetapan ini dilakukan oleh Kepolisian Resor Kota Padang, menyusul diterimanya hasil uji laboratorium terhadap 300 lebih tusuk sate.

Kapolresta Padang Kombes Yulmar Try Himawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Edryan Wiguna, di Padang, Rabu, memberi keterangan: “Keduanya saat ini sudah ditetapkan tersangka dan dikenakan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman tujuh tahun penjaran.”

Kasus itu berawal ketika petugas gabungan dari Dinas Perdagangan Padang dan instansi terkait memeriksa penjualan sate Padang diduga dari daging babi di kawasan Simpang Haru, dengan merek usaha Sate KMSB, Selasa (29/1).

BACA JUGA: 3 Kuliner Enak Indramayu yang Wajib Kamu Coba

Uji laboratorium forensik telah membuktikan bahwa daging satai padang yang dijual B dan E dinyatakan positif daging babi. Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian belum melakukan penahanan terhadap kedua tersangka.

“Kami masih terus mendalami kasusnya dan tidak tertutup kemungkinan ada penambahan tersangka,” katanya.

Dalam memproses kasus itu, polisi telah memintai keterangan dari belasan saksi, termasuk Dinas Perdagangan yang menjadi pihak yang pertama mengungkap keberadaan satai padang berdaging babi.

BACA JUGA: Inilah Kuliner Ramadan Khas Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Penindakan lapangan itu berbekal uji sampel yang sudah diambil instansi terkait sebelumnya setelah mendapatkan laporan dari masyarakat. Diduga motif pelaku karena alasan ekonomi. Harga daging babi tergolong murah yakni Rp 40 ribu, sementara harga daging sapi lebih dari Rp 80 ribu rupiah.[]

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :
Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline