Unik, Informatif , Inspiratif

Di Bawah Antartika Ada Benua Purba?

0 233

European Space Agency (ESA) mengumpulkan data satelit, menyebutkan bahwa lapisan es di Antartika memungkinkan untuk menyembunyikan sisa-sisa benua yang telah lama hilang.

Penelitian yang dipublikasikan di Nature Scientific Reports ini menggunakan data yang dikumpulkan oleh GOCE (Gravity field and Ocean Circulation Explorer), satelit yang beroperasi selama empat tahun dan bertujuan untuk mengukur daya tarik gravitasi Bumi.

Satelit itu mengitari Bumi mulai Maret 2009 sampai November 2013.

BACA JUGA: Siapa Penemu Benua Australia?

Para peneliti masih terus menggali data dari misi GOCE. Inilah yang membuat tim dari Kiel University di Jerman dan British Antarctic Survey dapat menemukan adanya bongkahan di bawah es di Antartika.

Mereka lalu menggabungkan data dari GOCE dengan data seismologi untuk membuat peta 3D dari kerak di bawah lapisan es Antartika.

Dengan menggunakan data dari gradien gravitasi, mereka bisa melihat kerak Bumi yang ada di bawah es Antartika.

Pantai di Bumi saling terhubung

Mereka menemukan retakan kerak Bumi di sekitar Antartika mirip dengan retakan pada kerak Bumi di bagian lain di dunia. Ini menunjukkan bahwa dulu, pantai di Bumi saling terhubung dengan satu sama lain.

Diperkirakan kraton — kerak Bumi pada zaman dulu — saling terhubung dengan satu sama lain, dan merupakan bagian dari benua super Pangea, menurut laporan Digital Trends.

Di Antartika Timur, data menunjukkan adanya kemiripan pada kerak Bumi di sana dengan kerak pada Australia dan India, menunjukkan bahwa kawasan ini dulunya saling terhubung.

Sebaliknya, Antartika Barat memilik kerak yang lebih tipis tanpa kraton, mengimplikasikan bahwa ia terhubung dengan bagian lain.

BACA JUGA: Proyek Raksasa Ilmuwan yang Akan Selamatkan Es Antartika

Penemuan ini tidak hanya menarik untuk para ahli geologi, ini juga menarik bagi orang-orang yang ingin tahu tentang sejarah Bumi.

Dulu, benua yang ada di Bumi tampaknya tergabung menjadi satu, yaitu Pangea. Sekitar 160 juta tahun lalu, Pangea mulai terpecah dan membentuk benua yang kita kenal sekarang.[]

SUMBER: DIGITAL TREND | MEDCOM

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline