, Kalau Suka Buat Animasi 3D, Perhatikan Ini Adab-adabnya dalam Islam
Unik, Informatif , Inspiratif

Kalau Suka Buat Animasi 3D, Perhatikan Ini Adab-adabnya dalam Islam

0

Dari segi kehidupan. Manusia telah memasuki era modern dengan kecanggihan teknologi yang semakin pesat. Berbagai inovasi dan ide-ide teknologi terus dikembangkan untuk tujuan memudahkan aktivitas manusia. Termasuk kategori hiburan.

Film animasi tiga dimensi merupakan salah satu inovasi dari sekian banyaknya invoasi. Teknologi yang dapat dirasakan oleh semua segmen kehidupan. Film animasi banyak di sukai oleh banyak kalangan, dari anak-anak hingga dewasa.

Sebagai umat islam, Wajib bagi kita untuk memandang berbagai bidang dalam kehidupan ini dari sudut pandang islam. Dalam Islam, menggambar suatu bentuk yang bernyawa disebut dengan tashwir. Hadits tentang tashwir.

Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhum, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda: “orang yang menggambar gambar-gambar ini (gambar makhluk bernyawa), akan diadzab di hari kiamat, dan akan dikatakan kepada mereka: ‘hidupkanlah apa yang kalian buat ini’” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hukum menggambar kartun dalam islam, menggambar dua dimensi atau tiga dimensi juga termasuk hal yang dilarang. Sebab, dari gambar dua dimensi atau tiga dimensi tersebut terdapat keburukan yang mungkin ditimbulkan olehnya. Seperti halnya, gambar animasi yang terlalu bagus dapat menimbulkan seseorang yang melihatnya memuji berlebih-lebihan dan mengakibatkan pengagungan. Hal ini tentu saja mengarah pada perbuatan syirik, dan syirik termasuk dosa besar.

Selain dilarang oleh islam. Animasi yang tidak sesuai dengan norman dan syariat juga dapat menimbulkan keburukan pada orang yang melihatnya. Misalnya, gambar laki-laki atau wanita tidak menutup aurat, gambar hewan liar yang mengerikan atau sebagainya. Dalam islam hal ini sangat dilarang melihat aurat wanita, terkecuali aurat istri yang sah, dan aurat muhrom pada batasan tertentu.

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat, di sisi Allah, adalah tukang gambar” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dan hadits ‘Aisyah radhiallahu’anha, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pulang dari safar. Ketika itu aku menutup jendela rumah dengan gorden yang bergambar (makhluk bernyawa). Ketika melihatnya, wajah Rasulullah berubah. Beliau bersabda: “wahai Aisyah orang yang paling keras adzabnya di hari kiamat adalah yang menandingin ciptaan Allah“. Lalu aku memotong-motongnya dan menjadikannya satu atau dua bantal.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan hadist di atas, kita dapat mengetahui bahwa betapa keras adzab bagi seorang membuat gambar. Atau mereka yang dengan sengaja bekerja sebagai pembuat gambar. Naudzubillah!

Dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhuma, beliau berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang di dunia pernah menggambar gambar (bernyawa), ia akan dituntut untuk meniupkan ruh pada gambar tersebut di hari kiamat, dan ia tidak akan bisa melakukannya” (HR. Bukhari dan Muslim). []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.