Unik, Informatif , Inspiratif

Kanada Sulit Batalkan Perdagangan Senjata pada Saudi, Ini Alasannya

0

Kanada dan Arab Saudi mempunyai perjanjian perdagangan senjata. Perjanjian perdagangan ini adalah warisan dari pemerintah sebelum Justin Trudeu menjabat sebagai PM Kanada. Namun dengan terjadinya insiden pembunuhan Kashoggi banyak pihak keberatan untuk terus melangsungkan perdagangan ini.

AFP memberitakan, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dalam wawancara dengan media CTV, Minggu (16/12) menyampaikan bahwa berdasarkan perjanjian antara Saudi dengan pemerintahan Kanada sebelumnya pimpinan PM Stephen Harper, pembatalan akan diganjar penalti.

Pemerintah Kanada sebenarnya ingin membatalkan penjualan senjata dari Arab Saudi sebagai protes atas pembunuhan Jamal Khashoggi. Namun Kanada mengakui hal itu luar biasa sulit, hanya akan merugikan negara. Apalagi mengingat nilai penjualan ini adalah yang terbesar dalam sejarah perdagangan senjata Kanada.

BACA JUGA: PM Israel Ingatkan Destabilisasi Saudi terkait Pembunuhan Kahoggi

Trudeu menjelaskan bahwa pihaknya mewarisi kontrak 15 miliar dolar Kanada (Rp163 triliun) yang diteken oleh Stephen Harper untuk mengekspor kendaraan lapis baja-ringan ke Arab saudi.
“Kami tengah menelaah izin ekspor untuk melihat apakah ada cara untuk tidak lagi mengekspor kendaraan-kendaraan ini,” ujar Trudeau.

Menurut Trudeau, penalti atas pembatalan penjualan senjata ke Saudi mencapai 1 miliar dolar Kanada atau hampir Rp 11 triliun.

Pada 2014, perusahaan senjata Kanada General Dynamic Land Systems Canada telah meneken kesepakatan dengan Saudi untuk penjualan kendaraan lapis baja LAV 6 sebanyak 928 unit.
Dengan adanya insiden pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi, Istanbul, pada 2 Oktober lalu, perjanjian penjualan tersebut menuai protes.

“Pembunuhan jurnalis sangat tidak bisa diterima dan itulah mengapa Kanada dari awal menuntut jawaban,” kata Trudeau

BACA JUGA: Dubes Saudi Sampaikan Salam kepada NU

Kanada memprotes pembunuhan tersebut yang menurut mereka adalah pelanggaran HAM. sebelumnya, Kanada juga terlibat cekcok dengan Saudi karena mengkritik penangkapan aktivis perempuan. []

SUMBER: KUMPARAN


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.