Inspirasi dan Data

Kanker “Hilang” Bisa Kambuh Lagi, Benarkah?

0 66

Kanker merupakan penyakit yang berbahaya. Kanker dapat menyebabkan kematian. Kanker ini adalah penyakit yang masih menjadi masalah di Indonesia. Seperti kanker serviks, kanker payudara, kanker paru, maupun kanker nasofaring.

Kesempatan pulih 70 persen dimiliki pasien yang mulai melakukan terapi saat stadium awal, sedangkan yang mulai terapi saat stadium sudah lanjut kesempatan pulihnya hanya 30 persen.

Kanker bisa dinyatakan menghilang apabila pasien mengikuti pengobatan dengan benar. Namun jangan terburu-buru senang dan mengklaim penyakit itu tidak akan datang lagi.

“Sesudah kemoradiasi atau terapinya selesai, dianggap complete respone.. di-CT Scan dan MRI (Magnetic Resonance Imaging) bersih hasilnya bagus, jangan berpuas diri,” ujar dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT), dr Marlinda Adham, SpTHT-KL(K), PhD dalam acara Perayaan Hari Kanker Kepala Leher Sedunia di Aula Departemen Radioterapi RS Cipto Mangunkusumo baru-baru ini, seperti dilansir detikcom.

Menurut dokter yang disapa Linda ini, tingkat kambuhnya kanker tersebut cukup tinggi. Faktor pola hidup yang kurang baik dapat mempengaruhinya.

“Pasien juga males kontrol… Biasanya harus rutin di evaluasi,” imbuhnya.

Evaluasi rutin dilakukan hingga selama bertahun-tahun bahkan seumur hidup agar tingkat kambuhnya kanker ini semakin kecil dan menghilang.

“Satu tahun pertama tiga bulan sekali, dua tahun pertama empat bulan, tiga tahun pertama empat-enam bulan, selanjutnya minimal 1 tahun sekali selamanya,” jelas dr Linda. []

loading...
loading...
Comments
Loading...