Unik, Informatif , Inspiratif

Kapan Waktu Terbaik untuk Ganti Rantai dan Gir Motor?

0

BERBEDA dengan motor bertransmisi matik, motor jenis sport dan bebek masih memakai penggerak gir dan rantai untuk memutar roda belakang. Dua komponen ini punya tugas yang cukup penting. Karena itulah, wajib dirawat dengan baik supaya kondisinya tetap prima.

Gir dan rantai yang memiliki tugas menyalurkan tenaga dari mesin ke roda ini berisiko menurun performanya seiring dengan pemakaian dan berjalannya waktu. Sebelum semakin memburuk performanya, para pemilik motor seharusnya sudah mampu memahami kapan waktu yang tepat untuk mengganti dua komponen penting ini.

BACA JUGA: Di AS, Kaki Jinjit Saat Naik Motor Bisa Kena Tilang

Biasanya, gejala gir dan rantai sudah harus diganti itu akan diawali dengan terdengarnya bunyi kasar ketika kendaraan dipacu dijalan. Suara ini berasal dari bagian rantai. Untuk menghilangkan suara tersebut, melumasinya kembali atau mengatur keregangannya lagi bisa menjadi solusi.

Kalau masih bisa diatur keregangannya dan suara kasar hilang ketika dilumasi, itu artinya rantai masih dalam kondisi baik dan penggantian belum perlu untuk dilakukan. Suara ini muncul hanya karena ada tanda-tanda muncul keausan saja. Namun kalau ban bagian belakang sudah ditarik sampai maksimal dan rantai masih saja terlalu renggang, itu pertanda rantai sudah waktunya untuk diganti dengan yang baru.

Related Posts

Lalu, bagaimana untuk bagian gir? Untuk bagian gir Anda cukup mengecek bagian mata girnya. Kalau bagian ujung mata gir sudah meruncing, itu artinya gir sudah waktunya untuk diganti dengan yang baru. Penggantian gir dan rantai biasanya akan dilakukan setiap 25.000 KM.

BACA JUGA: Lumasi Rantai Sepeda Motor, Pilih Pakai Chain Lube atau Oli Bekas?

Tetapi ingat, tergantung juga dari cara kita berkendaranya dan ada baiknya jangan menunda-nunda kalau memang sudah waktunya mengganti gir dan rantai. Rantai yang sudah terlalu renggang berisiko putus di jalan kalau terus dipaksakan untuk dipakai berkendara. Kalau ingin mengganti gir dan rantai, sebaiknya dilakukan bersamaan. Jangan terpisah, supaya performa sistem penggerak tetap bekerja dengan maksimal.

Untuk penggantian gir dan rantai, sebaiknya lakukan di bengkel motor resmi atau di bengkel motor yang telah teruji kapabilitasnya. Dengan menggunakan suku cadang asli dan montir berpengalaman, pemasangan gir dan rantai akan lebih maksimal hasilnya. []

SUMBER: SUZUKI


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline