Karena Keahliannya Goreng Pisang Pakai Tangan, Ibu Ini Go Internasional loh..
Karena Keahliannya Goreng Pisang Pakai Tangan, Ibu Ini Go Internasional loh..

Karena Keahliannya Goreng Pisang Pakai Tangan, Ibu Ini Go Internasional loh..

INSPIRADATA. Apakah anda pernah mendengar tentang ibu-ibu penjual pisang? Pastinya anda akan menjawab banyaklah penjual pisang. Namun bagaimana jika penjual pisang yang menggoreng menggunakan tangan? Luar biasa bukan?

Dilansir oleh Grid, penjual pisang goreng itu adalah Hartin Maliki (58). Hartin terkenal sebagai penjual pisang goreng asal Gorontalo yang tersohor karena kerap menggoreng pisang dengan tangan kosong di dalam minyak panas.

Perempuan yang dikenal dengan nama Ta Nou ini mengungkap kisah mengejutkan dari masa lalunya.

Ta Nou mengaku, 11 tahun lalu dia mendapatkan “bisikan” saat menggoreng pisang.

Bisikan gaib itu memintanya mencelupkan tangan ke dalam minyak panas.

Lalu dengan kepercayaan dan ucapan bismillahirahmanirrahim, dia mencelupkan tangan kanannya dalam minyak goreng panas dan membalik-balik pisang agar matang merata.

Hal itu dilakukannya hingga berulang kali.

“Rasanya hanya hangat saja, tidak panas. Orang-orang yang mengantre pisang semuanya melotot melihat saya menggoreng pisang pakai tangan,” kenang Ta Nou.

Saat bulan Ramadhan tiba, masyarakat yang menyukai pisang goreng buatan Ta Nou semakin banyak dari hari biasanya.

Mereka rela menunggu lama sambil melihat wanita ini memasukkan tangannya ke dalam penggorengan yang panas.

Sehabis shalat tarawih, warga Gorontalo biasanya menikmati pisang goreng buatannya bersama keluarga.
Pisang raja atau sepatu yang mengkal dibelah membentuk kipas lalu dilumuri tepung terigu dan digoreng hingga matang.

Warga datang dari berbagai pelosok Gorontalo, bahkan luar kota, untuk membeli pisang gorengnya.

Hingga kemudian, istri dari Nasir Moki ini semakin tersohor hingga telinga Fadel Muhammad, Gubernur Gorontalo kala itu.

Ta Nou diundang dan diminta mendemonstrasikan “kesaktiannya” di depan gubernur.

Dari pertemuan inilah kemudian Ta Nou semakin dikenal luas.

Tahun 2008 ibu 3 orang anak ini menunjukkan kebolehannya menggoreng pisang di Perancis.

Dia mengatakan, seorang bule yang menyaksikannya takjub dan tidak percaya dengan kebolehan Ta Nou ini.

Di akhir atraksi, lanjut Ta Nou, orang Perancis itu merogoh koceknya dan menyerahkan 20 euro kepadanya.

Ta Nou juga ikut dalam sejumlah lawatan kebudayaan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Tidak terhitung kota-kota besar dalam negeri yang disinggahinya.

“Saya percaya Allah SWT yang mengatur hidup ini, semua ini berasal dari-Nya dan kami sekeluarga bersyukur atas kenikmatan ini,” ungkap Ta Nou.

Dari hasil menjual pisang goreng di tepi jalan, Ta Nou dapat membiayai pendidikan anak-anaknya, yaitu Asra Moki, Ramla Moki dan Ulfa Moki. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *