Unik, Informatif , Inspiratif

Karya Anak Bangsa Hasilkan Es Krim Pare

0

Aqshal Dwi Raldo, seorang pelajar SMA dari Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, berhasil mengembangkan es krim berbahan biji pare yang dipercaya bisa menghambat virus HIV/AIDS.

Menurutnya, dalam dunia kesehatan human immunodeficiency virus (HIV) menyerang sistem kekebalan dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

Sedangkan acquired immune deficiency syndrome (AIDS) merupakan stadium akhir dari HIV yang menyebabkan tubuh kehilangan imunitas sepenuhnya.

BACA JUGA: Sejarah Es Krim, Jajanan yang Disukai Banyak Orang

“Saya mencampurkan bubuk biji pare sebagai salah satu bahan pembuat es krim. Kandungan zat berupa alpa-momorchorin, beta-momochorin dan MAP 30 yang terdapat pada biji pare bermanfaat sebagai anti HIV-AIDS,” ujarnya Aqshal Dwi Raldo di Bengkulu Selatan.

Aqshal menambahkan bahwa ilmuwan Amerika Serikat dan Thailand sendiri telah membuat kapsul berisi bubuk biji pare serta mengembangkan terapi pare dengan metode klinis untuk orang dengan HIV / AIDS atau ODHA.

Sementara dirinya mengemas biji pare menjadi es krim itu sendiri dengan pertimbangan karena ODHA cenderung enggan mengonsumsi obat dan menjalani terapi. Melalui es krim dengan citarasa manis ini, mereka justru merasa seperti tidak sedang mengonsumsi obat.

Sebelumnya pada ajang tahunan internasional innovation and technologi exhibition (ITEX) 2018 di Malaysia pada Mei lalu, Aqshal juga berhasil meraih medali emas dengan nama produk spray antinyamuk penangkal demam berdarah.

BACA JUGA: Viral, Gaun Pengantin Mirip Es Krim Paddle Pop

Aqshal menambahkan bahwa ilmuwan Amerika Serikat dan Thailand sendiri telah membuat kapsul berisi bubuk biji pare serta mengembangkan terapi pare dengan metode klinis untuk orang dengan HIV / AIDS atau ODHA.

Infeksi virus HIV / AIDS memiliki hubungan yang erat terhadap menurunnya sel CD4, karena virus menghancurkan sel tersebut.

Akibatnya, fungsi limfosit menjadi lumpuh dan tidak dapat bekerja sebagai jembatan reaksi imunologis, sehingga menyebabkan daya tubuh menurun. []

Sumber: Okezone


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.