Unik, Informatif , Inspiratif

Karyawan di Perusahaan China Dilarang Gunakan Perangkat Apple, Kenapa?

0

Perang dagang antara China dan AS ternyata masih saja berlangsung. Beberapa organisasi di China telah memberi pernyataan kepada para karyawannya agar menunjukkan dukungan mereka kepada Huawai, bahkan mengancam siapa saja yang terlihat menggunakan produk Apple.

Dikutip dari CNN Kamis (13/12/2018), banyak perusahaan China pun kemudian meminta karyawan mereka untuk memboikot banyak produk AS termasuk Apple, yang berpotensi meningkatkan perselisihan di antara kedua negara.

Hubungan buruk kedua negara tersebut diperuncing dengan ditangkapnya Chief Financial Officer (CFO) Huawei di Kanada. Penangkapan itu menyulut reaksi banyak perusahaan di China

BACA JUGA: G20, China AS sepakat Tunda Perang Dagang

Banyak pula perusahaan yang bahkan memberikan subsidi untuk karyawaannya yang membeli produk smartphone China. “Amerika Serikat berusaha untuk menekan kebangkitan China … Kami percaya rakyat China harus bersatu untuk mendukung produk lokal kami,” sebut Kamar Dagang Nanchong dalam keterangan tertulisnya minggu ini.

Walaupun belum semua perusahaan besar yang secara terbuka mengungkapkan dukungannya terhadap gerakan boikot ini, namun banyak perusahaan skala menegah yang secara antusias menanggapi hal ini.

BACA JUGA: Bank Central China Peringatkan Tolak Uang Tunai adalah Ilegal

Subsidi sebesar 15 persen untuk karyawannya yang membeli produk smartphone China seperti Huawei dan ZTE dilakukan oleh salah satu penyuplai produk elektronik di Shenzen. Perusahaan itu bahkan memberikan hukuman bagi staf yang membeli produk iPhone dengan denda 100 persen dari harga produk tersebut. Perusahaan itu menegaskan untuk berhenti membeli produk dengan merek AS untuk peralatan perusahaan seperti komputer kerja. Hal ini diumumkan kepada karyawannya.

Sementara itu, pemerintah belum mengarahkan aksi boikot kepada Sekretaris Kamar Dagang Nanchong Luo Qiang mengatakan. Kamar dagang ini adalah organisasi yang memiliki 500 anggota. Namun, aksi tersebut dilakukan sebagai suara dari kelompok akar rumput. Luo Qiang memnyatakan bahwa mereka sebagai rakyat, mereka tak memiliki senjata, mereka hanya punya pendapat. []

SUMBER: KOMPAS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline