Unik, Informatif , Inspiratif

Kashmir Baku Tembak, Pasukan India dan Pemberontak, 9 Orang Tewas

0

Diwartakan kantor berita AFP, baku tembak terjadi antara pasukan India dan Pemberontak. konfrontrasi tersebut terjadi selang beberapa hari usai serangan bom bunuh diri pada pekan lalu.

Pasukan India menderita kekalahan baru dalam pertempuran dengan militan Kashmir pada Senin (18/2/2019), yang menewaskan 9 orang.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyerukan aksi internasional yang lebih besar untuk melawan terorisme. “Serangan teroris kejam di Pulwana menunjukkan, waktu untuk berdiskusi sudah berakhir,” katanya, usai menemui Presiden Argentina Mauricio Macri di New Delhi.

Sejak 1989. ada sekitar 500.000 tentara India di Kashmir untuk melawan pemberontakan yang meletus. Sementara JeM merupakan salah satu dari kelompok militan yang memberontak terhadap pasukan India di Kashmir, sebuah wilayah yang terpecah antara Pakistan dan India sejak 1947.

BACA JUGA: Pemerintah Otoritas India Beri 30.000 Pengungsi Sertifikat Tanah (Bagian 2)

Kedua negara mengklaim wilayah Himalaya, dan pernah berperang dua kali di daerah tersebut

Tak jarang ketegangan yang terjadi memicu baku tembak. Kamis lalu, 14/02/2019, terjadi serangan bunuh diri . Pemerintah India menyalahkan Pakistan. Dilaporkan bom bunuh diri itu menyerang konvoi dan menewaskan sedikitnya 41 paramiliter.

Sementara itu, pada konfontasi yang terjadi selama beberapa jam di distrik Pulwana, Srinagar pihak berwenang menyebutkan empat tentara, seorang polisi, tiga militan, dan seorang warga sipil tewas dalam pertempuran kemarin.
Seorang mayor tentara termasuk di antara yang tewas bersama tiga anggota dari kelompok Jaish-e-Mohammed (JeM) yang berbasis di Pakistan.

Diketahui bahwa JeM mengklaim melakukan serangan terhadap konvoi paramiliter pada Kamis lalu.

BACA JUGA: Takut Dideportasi ke Myanmar, 1.300 Muslim Rohingya Eksodus ke Bangladesh dari India

Ratusan tentara menyerbu dosa dan melepaskan tembakan peringatan ke tempat persembunyian para anggota JeM. Sejumlah gambar yang beredar menunjukkan asap dan api mengepul dari salah satu rumah.

Pada pertempuran itu ada enam tentara senior yang terluka dalam baku tembak tersebut.

“Seorang wakil inspektur jenderal polisi juga menderita luka-luka,” kata seorang pejabat polisi. Namun Polisi tidak merilis identitas anggota JeM yang tewas. Walaupun demikian, media setempat menyebutkan, salah satu yang tewas adalah Abdul Rashid Gazi.

Gazi merupakan warga negara Pakistan. Diketahui Ghazi menjadi subjek penyelidikan pihak berwenang atas perannya dalam serangan Kamis lalu.

BACA JUGA: Wah, Penjara di India Ini Haruskan Tahanannya Berkeliaran, Kenapa?

Merespon ketegangan yang meningkat, Pakistan memanggil utusannya ke New Delhi untuk berkonsultasi.

Di sisi lain, Perdana Menteri India Narendra Modi menyerukan aksi internasional yang lebih besar untuk melawan terorisme.[]

SUMBER: KOMPAS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline