mawar merah, haid
Foto: urbanoir

Kata Siapa Darah Haid Itu Darah Kotor?

Mentruasi atau haid yang biasa dialami wanita setiap bulannya merupakan siklus normal setiap wanita. Banyak orang yang beranggapan darah yang keluar dari vagina itu darah kotor.

Apakah benar seperti itu?

Ternyata, bila dilihat dari sudut pandang kesehatan dan sains, anggapan tersebut tidak benar. Spesialis Gizi Klinis Departemen Gizi FKUI-RSCM, Dr. dr. Inge Permadhi, MS, Sp.GK mengeluarkan suara terkait hal ini. Ia mengatakan bahwa dalam siklus menstruasi, wanita akan kehilangan pasokan darah bersih yang mengandung hemoglobin.

BACA JUGA: Ini Tata Cara Bersuci dari Haidh

Nah, sebab itulah saat menstruasi tubuh bisa menjadi lemas karena kekurangan zat besi. Lalu, sebenarnya darah kotor itu seperti apa sih?

Menurut medis, yang dikatakan darah kotor adalah darah yang kekurangan oksigen (deoxygeneted blood) atau kadar karbon dioksidanya terlalu tinggi. Sebaliknya, jika darah yang memiliki banyak oksigen disebut dengan darah bersih (oxygenated blood).

Adapun gejala yang akan dialami jika darah kotor itu menetap di tubuh kita.

1. Sesak napas, merupakan respon paru-paru agar meningkatkan kadar oksigen dalam darah.

2. Detak jantung cepat, merupakan respon jantung untuk membantu mengedarkan oksigen dalam darah ke seluruh tubuh.

3. Nyeri dada, sebab jantung tidak menerima cukup oksigen.

4. Juga menyebabkan sakit kepala.

5. Badan terasa lemas.

BACA JUGA: 4 Tips Agar Tidak Lemas saat Berpuasa

6. Serasa linglung.

7. Merasa gelisah.

Jadi apabila darah kotor menetap ditubuh, beberapa gejala itu pasti akan terasa. Tapi, bukan berarti darah haid adalah darah kotor. []

SUMBER: HELLO SEHAT


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Bahaya Menelepon Saat Hujan, Wajib Tahu

Jadi berhati-hatilah menelepon di saat hujan apalagi disertai dengan petir. Bisa-bisa Anda kehilangan nyawa karena hal sepele tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *