Unik, Informatif , Inspiratif

Kebakaran Karhutla, California, Masih Sulit Dipadamkan

0 90

 

Kebakaran paling mengerikan terjadi di wilayah utara pegunungan Sierra, Nevada. Akibat Kebakaran itu sejumlah infrastruktur rusak dan sebanyak 250 ribu orang harus mengungsi serta 64 ribu rumah di kota Paradise hancur.

Badan Perlindungan Kebakaran CAL FIRE mengatakan bahwa akibat angin kencang, api sudah membakar lebih dari 45 ribu hektar tanah dan menghanguskan ribuan bangunan. Mereka memperkirakan bahwa pemadaman ini akan memakan waktu selama tiga minggu.

BACA JUGA: Hati-hati, Semut Listrik Ini Bisa Sebabkan Rumah Kebakaran

Berdasarkan pantauan, akibat kebakaran yang terjadi di wilayah California utara dan selatan, terlihat asap hitam menyelimuti langit. Angin kencang membuat sulitnya operasi pemadaman kebakaran. Sekalipun 4000 petugas telah diterjunkan dalam kebakaran besar itu. Tiga diantaranya mengalami luka-luka saat melakukan tugas.

Kebakaran besar itu telah merenggt nyawa. Dilaporkan Jumlah korban tewas dalam kebakaran hutan di negara bagian  Amerika Serikat tersebut bertambah menjadi 29 orang. Ada kemungkinan jumlah itu bertambah karena api masih menjalar ke berbagai wilayah.

Sherif Kory Honea dalam jumpa pers, seperti dilansir AFP, Senin (12/11) menjelaskan bahwa pihaknya telah membawa 6 kantung jenazah, jadi total korban tewas mencapai 29 orang.

Di pesisir pantai Malibu, wilayah selatan, api mengancam berbagai rumah dan kendaraan mewah di kawasan elite. Sebanyak dua korban tewas ditemukan di dalam sebuah kendaraan di wilayah itu.

BACA JUGA: Pilot Amerika Ini Berkorban Nyawa bagi Indonesia

Daryl Osby, Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap para petugas yang telah berjuang untuk menyelamatkan puluhan ribu jiwa serta tempat tinggal mereka.

Gubernur California, Jerry Brown telah mengeluarkan perintah evakuasi terhadap seperempat juta penduduk, dan meminta warga tidak mengabaikan perintah itu.

Gubernur Jerry menjelaskan bahwa kebakaran bukan hal yang normal. Para ilmuwan mengabarkan bahwa kekeringan akan terus meningkat di daerah ini. []

SUMBER: CNN

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline