Foto: iNews

Kebanyakan, Korban Tsunami Selat Sunda Alami Patah Tulang

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) dr. Moh. Adib Khumaidi, SpOT menyebut korban tsunami di wilayah Banten kebanyakan mengalami patah tulang sehingga sangat membutuhkan penanganan trauma dan ortopedi.

Dr. Adib juga menyebutkan, penanganan operasi bedah tulang dan bedah saraf paling banyak dilakukan di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Jepang dan Malaysia Kirim Ucapan Bela Sungkawa Korban Tsunami Selat Sunda

Sementara itu, IDI juga mengeluarkan pernyataan bahwa mereka membutuhkan tenaga medis tambahan karena banyaknya korban tsunami yang memerlukan penanganan medis segera.

“Tim medis IDI membutuhkan tenaga medis tambahan di bidang ortopedi, bedah saraf, obgyn, dan pediatric. Kami juga membutuhkan peralatan medis darurat tambahan. Persediaan obat juga semakin menipis sehingga harus segera ditambah. Selain itu, kami juga membutuhkan ambulans tambahan agar bisa membawa korban yang harus dirujuk ke rumah sakit,” tulis pernyataan resmi IDI, lansir doktersehar, Rabu (26/12/2018).

Evakuasi korban

Sementara itu, IDI juga menyebut proses evakuasi korban yang dilakukan para relawan, anggota TNI, Polri, dan masyarakat masih dilakukan.

BACA JUGA: Kunjungi Korban Tsunami Selat Sunda, KH Ma’ruf: Ini Bukan Kampanye

Menurut data yang telah terkumpul, kebanyakan korban adalah wisatawan dan masyarakat lokal yang berasal dari kawasan wisata Pantai Tanjung Lesung, Pantai Teluk Lada, Pantai Panimbang, dan Pantai Carita. Di libur Natal dan Tahun Baru seperti sekarang ini, pantai-pantai ini memang dikenal penuh sesak dengan wisatawan. []

SUMBER: DOKTERSEHAT


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *