Kecemburuan para Bidadari terhadap Suami Mereka di Dunia

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam menceritakan bahwa para bidadari itu cemburu terhadap suami-suami mereka di dunia ketika salah seorang dari para suami itu disakiti oleh istrinya di dunia.

Dalam Musnad Ahmad dan Sunan Tirmidzi diriwayatkan dan sanad shahih bahwa Rasulullah bersabda,

لَاتُؤْذِى امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ: لَاتُؤْذِيْهِ قَاتَلَكِ اللهُ، فَإِنَّمَا هُوَ دَخِيْلٌ عِنْدَكَ يُوْشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا

Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia, melainkan istrinya dari kalangan bidadari akan berkata: ‘Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah memusuhimu. Dia (sang suami) hanyalah tamu di sisimu; hampir saja ia akan meninggalkanmu menuju kepada kami’.” (Shahih al-Jami’ ash-Shaghir, 6/135, nomor: 7069).

BACA JUGA: Nyanyian Bidadari di Surga

Wallahu a’lam bishawab. []

 

Sumber: Surga dan Neraka, Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar


Artikel Terkait :

About matiar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *