Kedubes AS Resmi di Al-Quds, Turki Panggil Dubesnya di Israel dan Amerika Serikat

0

Pembukaan Kedubes Amerika Serikat di Al-Quds pada Senin (14/5/18) kemarin diwarnai serangan brutal pasukan Israel kepada ribuan warga Palestina. Akibatnya, puluhan orang meninggal dan ribuan lainnya terluka dalam serangan.

Atas kejadian itu,Turki menarik duta besarnya yang ditempatkan di Tel Aviv dan Washington.

“Para diplomat yang ditempatkan di Tel Aviv dan Washington akan pulang ke Turki untuk konsultasi,” kata Bekir Bozdag, Wakil Perdana Menteri Turki, seperti dilansir Aljazeera, Selasa (15/5/18).

Dalam kesempatan tersebut, Bozdag juga mengumumkan masa berkabung selama tiga hari.

Menurutnya, ini sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban yang gugur di Palestina.

Selain itu, Ankara juga menyeru pertemuan darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Pertemuan rencananya akan digelar pekan ini, kemungkinan pada hari Jumat.

“Selain juga menyeru pertemuan di Majelis Umum PBB,” imbuh Bozdag.

Peresmian Kedubes AS digelar sesaat setelah pasukan Israel membombardir warga Palestina dengan peluru, gas air mata, dan bom api. Menurut laporan terakhir hal itu mengakibatkan 55 orang gugur dan 2700-an lainnya terluka.

Selain Turki, Afrika Selatan juga memanggil dubesnya di Israel, Senin (14/5/18) kemarin.

“Mengingat kebrutalan dari serangan Israel, pemerintah Afrika Selatan memutuskan untuk segera memanggil Duta Besar Sisa Ngombane hingga pemberitahuan selanjutnya,” kata Kemenlu Afrika Selatan dalam keterangannya.

“Para korban merupakan peserta aksi damai yang menolak peresmian Kedubes AS di Al-Quds (Yerusalem). Namun, pasukan bersenjata Israel justru melakukan agresi kekerasan,” imbuhnya dikutip dakwatuna. []

 

Kamu Sedang Offline