Unik, Informatif , Inspiratif

Kejanggalan di Malam Pembunuhan Satu Keluarga, Apa?

0 3.322

 

Kabar kriminalitas sepertinya tak pernah berhenti. Pagi lalu kita dikejutkan dengan kabar satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumahnya di Jalan Bojong Nangka 2, RT 02 RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Adapun empat korban atas nama Diperum Nainggolan kepala keluarga berusia 38 tahun, Maya Boru Ambarita (37), isteri; Sarah Boru Nainggolan, anak, berusia sembilan tahun; dan Arya Nainggolan, anak berusia, tujuh tahun.(*)

BACA JUGA : Kronoligi Pembunuhan Mayat Wanita Tanpa Busana di Boyolali Terungkap

Korban ditemukan dengan luka akibat senjata tajam dan juga luka diduga akibat sekapan. Dari olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang berharga milik korban diketahui masih utuh, seperti perhiasan.

Saat ini Polisi masih terus melakukan penyelidikan kasus. Polisi belum mendapat titik terang motif pembunuhan tersebut.

Diketahui bahwa Nainggolan, korban pembunuhan satu keluarga di Pondok Melati, Bekasi, menjaga usaha kos di tempat tinggalnya. Salah satu penghuni kos, bernama Jimmy mengungkapkan sebelum kejadian, ia menutup pintu gerbang area kosan samping rumah korban.

Karena sering pulang malam, Jimmy mendapat kunci gerbang kontrakan dari korban.
Saat malam kejadian Jimmy sedang bertugas di luar kota. Jimmy melanjutkan , “pukul 11.30 malam saya pulang. Biasanya gerbang dikunci pukul 11.00 malm. Karena saya datang pukul 11.30 malam, saya ada kunci. Penghuni kos sini ada dua orang diberi kunci, karena saya sering bertugas di luar kota, berangkat pukul 05.00 pagi, pulang malam jadi dikasih kunci,”

Menurut Jimmy saat dirinya masuk pukul 11.30 malam, dia tidak melihatkan ada yang mencurigakan. Dia hanya merasa aneh, karena tak mendapat teguran dari korban, yang biasanya belum tidur.

“Jadi pukul 11.30 malam, saya masuk kemudian saya gembok dan kunci lagi seperti semula. Karena saya harus rantai biasanya kalau saya pulang malam, rantai bunyi almarhum keluar. ‘Bang baru datang yaa’. Tapi ini enggak ada,” katanya.

Jimmy juga tidak melihat mobil milik korban. Padahal biasanya mobil tersebut ada di tempatnya. Biasanya Jimmy melihat CRV diparkir di situ. Tapi Jimmy melihat Nissan Xtrail. Menurut Jimmy, biasanya di sana ada tiga mobil. Saat pagi, jimmy melihat hanya ada satu mobil box. Jimmy tidak memastikan apakah ketiga mobil itu mmilik korban atau bukan.
Jimmy yang tinggal di lantai belakang, bagian rumah korban, mengaku tidak mendengar apa-apa saat malam kejadian.

BACA JUGA: Belum Diketahui Motifnya, 1 Keluarga Tewas Terbunuh di Bekasi

“Kosan ini ada dibelakang rumah korban. Itu yang saya heran, saya tinggal di atas di lantai dua. Baru ketahuan, pas ibu-ibu penghuni kos beli air untuk minum, ketok pintu-pintunya dan jendela,” katanya.

Jimmy mengatakan, korban baru menetap dan menjaga kosan ini selama dua tahun.
“Setahu saya baru dua tahun sebelumnya yang jaga orang Bekasi tapi karena dia sering kehilangan, akhirnya abangnya (Douglas) tidak pakai jasanya. Disuruhlah adiknya ini (korban) yang jaga kosan,” katanya.[]

SUMBER; TRIBUN

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline