Unik, Informatif , Inspiratif

Kelak, Al-Quran Jadi Pembela bagi Pembacanya

0

Al-Quran, Allah turunkan bukan sekedar untuk menjadi pajangan. Tapi, Allah menurunkannya agar kita senantiasa membaca serta mengamalkannya. Sebab, kelak Al-Quran yang akan memberi kita syafaat di hari kiamat.

Bagaimana hal tersebut bisa dibenarkan? Sebab, jika saat ini berbicara tanpa dalil, cukup berbahaya.

BACA JUGA: Al-Quran Jelaskan Naik ke Bulan

Dari Abu Umamah Al Bahiliy, (beliau berkata), “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan datang pada hari kiamat nanti sebagai syafi’ (pemberi syafa’at) bagi yang membacanya. Bacalah Az Zahrowain (dua surat cahaya) yaitu surat Al Baqarah dan Ali Imran karena keduanya datang pada hari kiamat nanti seperti dua awan atau seperti dua cahaya sinar matahari atau seperti dua ekor burung yang membentangkan sayapnya (bersambung satu dengan yang lainnya).

Keduanya akan menjadi pembela bagi yang rajin membaca dua surat tersebut. Bacalah pula surat Al Baqarah. Mengambil surat tersebut adalah suatu keberkahan dan meninggalkannya akan mendapat penyesalan. Para tukang sihir tidak mungkin menghafalnya,” (HR. Muslim no. 1910. Lihat penjelasan hadits ini secara lengkap di At Taisir bi Syarhi Al Jami’ Ash Shogir, Al Munawi, 1/388, Asy Syamilah).

Alangkah jauh lebih baik selain dari sekedar membaca, kita dapat memahami makna atau tafsirnya melalui kitab-kitab tafsir seperti tafsir ibnu katsir.

Adapun keutamaan memahami tafsir Al-Quran dapat dilihat pada hadits berikut ini.

BACA JUGA: Inilah 7 Teguran untuk Rasulullah yang Diabadikan Dalam Al-Quran

Dari Abu Musa Al Asy’ariy, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Membaca Al Qur’an dan mengamalkannya adalah bagaikan buah utrujah, rasa dan baunya enak. Orang mukmin yang tidak membaca Al Qur’an dan mengamalkannya adalah bagaikan buah kurma, rasanya enak namun tidak beraroma. Orang munafik yang membaca Al Qur’an adalah bagaikan royhanah, baunya menyenangkan namun rasanya pahit. Dan orang munafik yang tidak membaca Al Qur’an bagaikan hanzholah, rasa dan baunya pahit dan tidak enak,” (HR. Bukhari no. 5059). []

Sumber: Rumaysho.com


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline