Ilustrasi foto: e-ktp.com

Kemendagri: Seluruh Kepala Daerah Sudah Diintruksikan Agar Musnahkan e-KTP Invalid

JAKARTA—Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Hadi Prabowo menjelaskan perihal intruksi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang memerintahkan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk memusnahkan e-KTP apabila ditemukan invalid maupun rusak.

Hadi mengatakan, pemusnahan tersebut bertujuan agar tidak terjadi lagi e-KTP yang tercecer di jalan, sehingga menimbulkan gejolak di masyarakat.

BACA JUGA: 6 Ribu e-KTP Tercecer di Jalanan Gegerkan Masyarakat

“Kalau tidak dibakar itu salah. Jadi kalau besok ada tercecer lagi, berarti ada oknum yang tidak melaksanakan yang jadi perintah menteri,” kata Hadi, pada Rabu (19/12/2018).

Hadi juga mengatakan, sebagian daerah di Indonesia telah melaksanakan instruksi Mendagri. Kegiatan pemusnahan e-KTP disertai dengan berita acara dan dilaporkan kepada Mendagri melalui Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil.

“Seluruh ASN pasti akan mematuhi. Semua e-KTP harus dibakar (dimusnahkan). Dirjen Dukcapil nanti akan melakukan monitoring dan evaluasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memberi waktu selama satu minggu ke depan kepada jajarannya untuk memusnahkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang rusak dan invalid.

“Mendagri menginstruksikan dengan tegas agar satu minggu ke depan pemusnahan KTP-el rusak atau invalid sudah dilaksanakan oleh seluruh daerah,” ujar Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar, pada Selasa (18/12/2018).

BACA JUGA: Tak Punya e-KTP, Tak Dapat Hak Pilih di Pemilu 2019

Selain itu, Tjahjo juga menekankan pentingnya membuat berita acara dan melaksanakan pemusnahan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Pastikan dilakukan pencatatan dan segera pemusnahannya dengan cara dibakar serta dibuatkan berita acara pemusnahannya,” ujar Tjahjo. []

SUMBER: KOMPAS/LIPUTAN6


Artikel Terkait :

About Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Terus Memperbaiki Diri

Check Also

tukang becak

Dipenjara, Tukang Becak Ini Dapat Donasi Rp 700 Juta Lebih

Akibat kecelakan itu, nyawa penumpang tidak tertolong dan akhirnya meninggal 15 menit setelah tiba di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *