Fasilitas disabilitas (foto: Suara Pembaruan)

Kemenhub: Fasilitas Buat Disabilitas dalam Dunia Transportasi Masih Minim

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengakui fasilitas layanan disabilitas di dunia transportasi masih kurang.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub, Sugihardjo saat mendapatkan kritik dari mahasiswa disabilitas Universitas Brawijaya (UB), Malangsaat Dialog “Potensi Infrastruktur Transportasi Jatim sebagai Gerbang Ekonomi Indonesia” di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jumat (24/11/2017) lansir Republika.

“Memang masih ada fasilitas yang belum terpenuhi. Itu kebutuhan yang harus dipenuhi pemerintah,” ujar Sugihardjo.

Salah satu contoh terlihat pada pelayanan transportasi kereta api, baik di Jawa Timur maupun wilayah lainnya.

Berdasarkan laporan penyandang disabilitas, mereka kesulitan menerka tujuan pemberhentian mengingat kebanyakan kereta menginformasikannya melalui audio. Bagi tunarungu, akan lebih baik informasi itu juga disajikan melalui media visual.

Mendengar keluhan ini, Sugihardjo menegaskan, fasilitas visual memang harus segera dikembangkan. Terlebih lagi, transportasi kereta di luar negeri sudah banyak menggunakannya melalui teks bergerak di beberapa sudut.

“Kita kurangnya di situ. Memang teknologi IT harus ditingkatkan lagi. Dan kritik ini menjadi masukan penyempurnaan kami nantinya,” ujar dia. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *