Kenapa Daging Sapi Selandia Baru Lebih Empuk?

0

Selain terkenal dengan produksi susunya, Selandia Baru pun dikenal sebagai negara yang memproduksi daging sapi empuk dan sedap diolah.

BACA JUGA: Tanpa Listrik, Gua di Selandia Baru Ini ‘Bercahaya’ di Malam Hari

Chef William Gozali menilai, hal itu pula yang membuat harga daging sapi di Selandia Baru lebih mahal dibandingkan daging sapi di Indonesia.

Lalu, apa yang membuat kualitas daging sapi Negeri Kiwi itu lebih baik dan lebih lembut jika dibanding dengan Indonesia?

Banyak faktor

Menurut William, ada banyak faktor yang menyebabkan tekstur daging sapi Selandia Baru lebih lembut, selain dari jenis sapinya sendiri. Salah satunya ialah proses peternakan sapi yang lebih berkelanjutan.

“Mereka bisa membuat daging sangat sustainable, mulai dari pemotongan, storage (penyimpanan) itu sudah sangat baik. Itu yang akhirnya bikin kualitasnya lebih baik,” kata William.

Selain itu, dalam proses peternakannya, para peternak sapi di Selandia Baru sangat memperhatikan kesejahteraan dari hewan itu sendiri.

BACA JUGA: Pertama dalam Sejarah, PM Selandia Baru Bawa Bayinya ke Sidang PBB

William mengatakan, di banyak peternakan sapi di Selandia Baru, hewan tidak ditempatkan di dalam kurungan, sehingga tidak membuat hewan itu stres.

“Kemudian seminggu sebelum dipotong disuntik agar pingsan. Karena kalau stres dia akan tegang dan (dagingnya) akan keras. Dan itu kenapa Indonesia keras, karena sapi merasa tegang saat ingin dipotong, jadinya lebih alot,” kata dia. []

SUMBER: VIVA

Kamu Sedang Offline