Foto: Digital Trends

Kenapa Hampir Selalu Ada Perempuan dalam Setiap Iklan di Televisi?

INSPIRADATA. Jika Anda menonton televisi, perhatikan iklannya. Selalu saja ada perempuan dalam setiap iklan apapun. Iklan cat tembok. Helm. Semen. Dan sebagainya. Bahkan dalam iklan produk yang sepertinya sangat jauh dengan kehidupan wanita sekalipun.

Proses rekayasa dalam iklan untuk perempuan, seperti yang dapat diamati selama ini, baik dalam televisi, surat kabar, majalah, maupun radio, sudah sedemikian kuatnya bahkan cenderung vulgar dan sering tidak relevan dengan produk yang dijual.

Pada beberapa jenis iklan tertentu, citra yang terbentuk bahkan lebih kuat unsur pornografisnya daripada mengekspresikan kelebihan produk yang dimaksud. Kesan tersebut dapat dibentuk dari berbagai komponen iklan, misalnya unsur verbal (ucapan atau teks iklan) dan unsur visual atau gambar.

Beberapa bukti yang menunjukkan telah terjadi pembiasan makna yang tidak “adil” tentang citra perempuan dikemukakan oleh hasil beberapa hasil penelitian di Amerika. Paisley-Butler (1974) mengemukakan dari hasil penelitiannya bahwa kesan yang dibentuk dari iklan-iklan yang muncul tentang perempuan yaitu:

  1. Merendahkan perempuan/dia; sebagai objek seks, dan objek seks.

  2. Menempatkan perempuan di tempatnya; perempuan diperlihatkan kebanyakan dalam peran tradisional atau berjuang dengan peran di ‘luar mereka’.

  3. Berikan dia dua tempat; perempuan bisa mendapatkan pekerjaan selama mereka tetap sebagai istri atau ibu; pekerjaannya hanya merupakan ‘tambahan’.

  4. Mengakui bahwa bahwa perempuan sejajar; perempuan dalam peran-peran kom-pleks tanpa harus diingatkan bahwa pekerjaan rumah tangga dan menjadi ibu adalah pekerjaan mutlak mereka.

  5. Tidak stereotip (individu utuh, tidak dihakimi oleh seksis)

Nah, jadi televisi memang menyimpan bahaya di setiap detiknya ya? []


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *