keringat, Kenapa Keringat Terasa Asin?
Unik, Informatif , Inspiratif

Kenapa Keringat Terasa Asin?

0

Keringat bisa saja membanjiri tubuh terutama setelah berolahraga atau ketika cuaca teramat panas. Keringat juga mengucur di dahi atau area sekitar wajah. Bila tidak diseka, keringat mungkin mengalir dan tidak sengaja masuk ke mulut. Bagaimana rasanya?

Keringat disebut-sebut terasa asin.

Mengapa demikian?

BACA JUGA: Benarkah Keringat Sebabkan Bau Badan?

Dikutip dari Hello Sehat, berkeringat adalah cara tubuh untuk menormalkan suhu inti ketika tubuh aktif bergerak. Misalnya saat berolahraga, suhu tubuh akan naik. Untuk menstabilkannya, kelenjar keringat akan melepaskan keringat sehingga panas menguap melalui kulit. Proses ini disebut dengan regulasi temperatur (thermoregulation).

Keringat ini sebagian besar diproduksi oleh kelenjar ekrin. Sisanya, yaitu di sekitar ketiak dan sekitar alat kelamin diproduksi oleh kelenjar apokrin. Keringat dari kelenjar ekrin mengandung garam. Inilah sebabnya kenapa keringat terasa asin.

Berikut kandungan keringat yang dihasilkan oleh kelenjar ekrin:

Protein

Protein yang dikeluarkan bersama keringat ini membantu meningkatkan pertahanan sistem kekebalan tubuh dan memperkuat kulit.

Urea (CH4N2O)

Zat limbah ini diproduksi oleh hati ketika memproses protein tertentu. Urea dikeluarkan melalui keringat untuk mencegah terjadinya penumpukan.

Amonia (NH3)

Zat buangan yang diproduksi ginjal ketika menyaring nitrogen dalam urea dari hati.

Natrium (Na+)

Zat ini dikeluarkan bersama keringat agar kadar natrium dalam tubuh tetap seimbang. Natrium inilah yang disebut sebagai garam. Kandungannya cukup banyak dalam keringat, itulah kenapa keringat rasanya asin.

Adapun tingkat keasinan keringat itu berbeda-beda pada setiap orang. Ini bergantung dengan seberapa banyak kadar garam yang perlu dibuang oleh tubuh.

Nah, banyaknya kadar garam dalam tubuh itu dipengaruhi oleh pilihan makanan. Semakin asin makanan yang dikonsumsi, kadar garam akan semakin tinggi. Tubuh pun akan mengeluarkan garam yang berlebihan tersebut bersama keringat agar kadarnya dalam tubuh tetap stabil.

Jadi, konsumsi makanan tinggi garam juga jadi penyebab kenapa keringat terasa asin.

Menurut Harvard School of Public Health, hampir semua makanan yang tidak diolah seperti buah, sayur, kacang-kacangan, daging itu rendah garam.

Sebagian besar, makanan yang tinggi garam ada pada makanan olahan atau kemasan. Contohnya, pizza, camilan gurih, daging asap, atau masakan rumah yang banyak ditambahkan garam. []

SUMBER: HELLO SEHAT


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.