Unik, Informatif , Inspiratif

Kenapa Para Sahabat Banyak yang Jadi Pedagang?

0

Pascakedatangan Islam, perkembangan perdagangan makin maju. Banyak pedagang Muslim yang sukses dan memiliki banyak kafilah dagang.

Bukan hanya hal tersebut yang menarik, dalam ajaran Islam berdagang merupakan pekerjaan (mata pencaharian) yang utama.

BACA JUGA: Inilah Sahabat Rasulullah dengan Ingatan Luar Biasa

Dalam sebuah hadis, Rasulullah Muhammad bersabda, “Hendaklah kamu berdagang, karena di dalamnya terdapat 90 persen pintu rezeki,” hadis riwayat Imam Ahmad. Dari Mu’az bin Jabal, Rasulullah berkata, “Sesungguhnya, sebaik-baik usaha adalah usaha perdagangan,” hadis riwayat Baihaqi.

Karena itu, banyak sahabat Rasulullah yang berprofesi sebagai pedagang. Makin meluas wilayah kekuasaan Islam, makin berkembang ranah perdagangan Muslimin.

Perkembangan pesat terlihat di era Abbasiyah. Jika sebelumnya perdagangan masih dikuasai penganut Kristen, Yahudi, dan Zoroaster, pada era Abbasiyah mereka digantikan para pedagang Muslim.

BACA JUGA: Sejarah Kubah Masjid dan Arsitektur Peradaban Islam

Philip K Hitti menuturkan, pada era tersebut para pedagang Muslim di bagian Timur telah menjelajah hingga Cina. Penjelajahan tersebut dimulai sejak khalifah kedua Dinasti Abbasiyyah, Al Manshur. Sutralah yang menjadi komoditas perdagangan tersebut.

“Sumber Arab paling awal yang menyinggung tentang hubungan maritim Arab dan Persia dengan India dan Cina berasal dari laporan perjalanan Sulayman Al Tajir dan para pedagang Muslim lainnya pada abad ketiga Hijriah,” kata Hitti.

SUMBER: ISLAM DIGEST REPUBLIIKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline