Foto: Merdeka.com

Kenapa Saat Dengar “Kematian”, Kita Sering Takut dan Gemetar?

Kematian adalah hal yang pasti dihadapi dan dialami semua makhluk yang pernah hidup, menjadi suatu keniscayaan bagi kita untuk mengingatnya. Bergetar dan takutlah diri ini ketika mendengar ‘kematian’.

Salah satu sebab gemetar akan kematian adalah karena kita malu kepada Allah, karena Iman pula-lah kita malu, coba renungkan kutipan berikut.

Kisah berawal dari Ahmad bin Hawary, ia menceritakan,

“Pernah suatu kali aku betanya kepada Ummu Harun, seorang wanita yang ahli ibadah dari Damaskus, kemudian ia kutanya, ‘apakah kamu lebih senang mati?’

Ummu Harun menjawab ‘tidak,’

lalu kutanya kembali ‘mengapa?’

‘Bagaimana tidak, jika seandainya kita berbuat salah kepada seseorang saja, kita malu untuk bertemu dengannya, padahal dia adalah manusia biasa keturunan Adam.

‘Lalu bagaimana aku bisa tenang bertemu dengan Allah padahal setiap saat aku selalu melakukan kemaksiatan kepada-Nya?’”

Benarlah ungkapan pepatah “Malu sebagian daripada Iman” hingga mati-pun kita seakan takut karena malu, karena imanlah yang menjadi asal-muasalnya. []

Referensi: Syadi, Khalid Abu. penerjemah, Arif Chasanul muna.(2002). Tamu Terakhir. Jakarta: Gema Insani Press


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *