Kenapa saat Puasa Bibir Kita Kering?

0

Proses tubuh dalam menyesuaikan diri saat puasa, semacam menjadi kejanggalan tertentu. Ya, selama enam bulan ke belakang kita –seorang Muslim–hidup biasa saja bebas makan dan minum.

Namun, puasa pada satu bulan menjadikan tubuh butuh sedikit penyesuaian diri. Salah satu dampaknya adalah perasaan dehidrasi, yang ditandai dengan bibir kering.

Menjalani puasa dengan bibir kering dan pecah-pecah akan membuat kita tak nyaman bukan? Lalu apa yang menyebabkannya? Ada dua sebab besarnya, ternyata.

Suka menjilati bibir

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa penyebab paling umum dari masalah bibir kering adalah seringnya menjilati bibir dengan air liur. Karena kita tidak minum di waktu yang cukup lama, maka kita pun akan cenderung menjilati bibir dengan tujuan membuatnya menjadi lebih lembab.

Sayangnya, air liur justru akan membuat bibir menjadi lebih kering. Air liur ternyata kaya akan kandungan asam yang berguna dalam proses melumatkan makanan. Yang menjadi masalah adalah, asam ini bisa membuat kelembaban alami pada bibir menghilang sehingga memicu masalah bibir kering atau bahkan iritasi.

Mengonsumsi makanan tertentu saat sahur

Beberapa jenis makanan tertentu yang dikonsumsi saat sahur ternyata bisa mempengaruhi kondisi bibir kita saat berpuasa. Sebagai contoh, gorengan, makanan yang kaya protein, hingga teh dan kopi. Banyak makan gorengan saat sahur bisa membuat kita lebih haus.

Makanan kaya protein juga cenderung membutuhkan lebih banyak air agar bisa dicerna dengan baik sehingga membuat air yang kita minum lebih banyak diarahkan ke saluran pencernaan, bukannya disebar secara merata pada semua bagian tubuh.

Hal ini memubuat kulit kita akan kehilangan kelembaban alaminya dan pada akhirnya mengalami bibir kering.

Sementara itu, teh dan kopi ternyata bersifat diuretik atau membuat kita kerap buang air kecil sehingga kita pun lebih cepat kehilangan cairan tubuh. Hal ini ternyata bisa menyebabkan bibir lebih cepat mengering. []

Sumber

Kamu Sedang Offline