Asteroid (12937) Premadi.
Foto: Asteroid (12937) Premadi.

Keren, Nama Ilmuan Indonesia Dijadikan Nama Asteroid Luar Angkasa

Asteroid (12937) Premadi.
Foto: Asteroid (12937) Premadi (kompas)

INSPIRADATA. Premana Premadi kosmolog dari jurusan Astronomi, Institut Teknologi Bandung (ITB) yang namanya digunakan sebagai salah satu asteroid di tata surya.

Dilansir oleh Tribunnews, hal ini diketahui dari Minor Planet Center di International Astronomical Union (IAU) mengumumkan nama-nama baru asteroid di tata surya.

Asteroid yang menggunakan namanya adalah (12937) Premadi.

“Saya juga suprised banget kok. Senang dan terharu dapat acknowledgement ini. Yang bikin saya sangat terharu adalah salah satu penemunya, almarhum Ingrid van Houten-Groeneveld, saya kenal. Dulu saya agak sering ke Leiden, urusan riset ekstragalaksi dan pekerjaan UNAWE. Jadi ada kesempatan-kesempatan ketemu beliau. Juga ketemu di knferensi di Prague seingat saya” ungkapnya.

Menurutnya, asteroid itu sebenarnya sudah ditemukan pada tahun 24 September 1964 C. J. van Houten dan I. van Houten-Groeneveld, astronom dari Universitas Leiden, Belanda.

Namun sekian lama asteroid itu hanya dinamai dengan angka. Asteroid Premadi ini memiliki diameter 10.584 kilometer.
Benda langit kecil itu terletak di Sabuk Utama Asteroid, sebuah wilayah padat asteroid yang berada di antara orbit Mars dan Jupiter. Dia bertetangga dengan asteroid Vesta, asteroid terbesar di tata surya.

Nana, demikian sapaan akrabnya, menagajar astrofisika dan kosmologi serta turut mempopulerkan astronomi dengan jadi anggota Universe Awareness (UNAWE) dan mendirikan UNAWE Indonesia.

Selain itu, dia juga berperan memperjuangkan nasib penderita penyakit langka Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS), suatu penyakit yang menggerogoti kemampuan saraf motorik.

BACA JUGA: 

Jerman Ciptakan Matahari Buatan dengan Panas 3000° Celsius, Untuk Apa?

Kenapa Setelah Berenang jari Menjadi Keriput? Ini Faktanya!

Ia memprakarsai berdirinya Asosiasi ALS Indonesia sebagai wadah berbagi sesama penderita.
Nana bukan satu-satunya ilmuwan Indonesia yang diabadikan jadi nama asteroid.
Rekannya di ITB yaitu Bambang Hidayat, Moedji Raharto dan Taufik Hidayat juga diabadikan sebagai nama asteroid. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *