Foto: style.tribunnews.com

Kesehatan Raja Salman, Salahsatu Sorotan Khusus dan Perhatian untuk Indonesia

kesehatan raja salman , sehat
kesehatan raja salman (Foto: style.tribunnews.com)

INSPIRADATA. Berapa waktu lalu, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud tiba di Indonesia. Dalam kunjungannya ke Jakarta dan Bali, Raja Salman membawa 25 pangeran dan 1500 rombongan, selain dari itu ada juga yang menjadi sorotan khusus, sebut saja kesehatan Raja Salman sendiri.

Kita semua tahu, banyak kota dan tempat-tempat lain yang dikunjungi sang raja diberi kekhususan dan dilengkapi fasilitas istimewa secara “mendadak”. Mulai dari pembuatan jalan landai di gedung DPR, lift, toilet, dan tempat wudhu khusus yang dilengkapi dengan pegangan serta keset agar tidak licin telah disiapkan di Masjid Istiqlal.

Pun begitu, karena kesehatan Raja Salman membawa eskalator khusus dari Arab Saudi untuk alatnya turun dari pesawat.

Meski begitu, faktanya ketersediaan fasilitas khusus di ruang publik masih terbilang minim. Terutama bagi orang dengan kebutuhan khusus maupun penyandang disabilitas.

Di berbagai area publik seperti bank, perkantoran, dan pusat perbelanjaan, jalanan khusus yang landai dan dilengkapi pegangan untuk penyandang cacat masih terlihat jarang.

Selain itu, toilet. Toilet umum ataupun yang berlokasi di area publik lainnya seperti pusat perbelanjaan kelas menengah atas, masih kerap ditemukan tidak menyediakan toilet bagi penyandang disabilitas.

Dengan segala keterbatasan ini, bukan berarti perbaikan tidak terjadi. Perhatian dan inisiatif beberapa pemerintah dalam menyediakan fasilitas khusus patut diapresiasi. Di Jakarta, fasilitas khusus untuk penyandang disabilitas dapat ditemui di antaranya di stasiun kereta dan halte busway.

Inisiatif seperti ini perlu terus mendapat perhatian dan dukungan agar pemerintah terus berbenah diri dalam menghadirkan sarana dan fasilitas publik yang ramah bagi penyandang disabilitas dan orang berkebutuhan khusus.

Sehingga, kelak bukan hanya kesehatan Raja Salman atau keadaan tamu kenegaraan saja yang dapat merasakan perlakuan istimewa, tetapi seluruh rakyat Indonesia. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *