al-makmun
al-Makmun (Foto: Sejarah Peradaban Islam)

Ketika Air Kencing Lebih Berharga dari Kerajaan

foto: Sejarah Peradaban Islam

INSPIRADATA. Suatu hari, Muhammad bin Sabbih atau biasa dipanggil Ibnu Sammaak berjalan menuju ke kerajaan Harun ar-Rasyid sambil membawa segelas air.

Ketika telah sampai, “Wahai Sultan! Berapa banyak harta yang akan kau bayar untuk air ini, jika aku melarangmu meminumnya?” kata Ibnu Sammaak kepada Sultan.

“Separuh kerajaanku akan ku berikan kepadamu untuk membayarnya,” jawab Sang sultan.

“Kemudian… Berapa yang akan kau berikan, jika air yang kau minum tak bisa keluar dari tubuhmu?” tanya Ibnu Sammak kembali.

“Seluruh kerajaanku akan ku berikan untuk itu,” jawab Sultan.

“Oh, jadi air minum dan air kencing lebih berharga daripada kerajaanmu,” pungkas Ibnu Sammak. []

Referensi: Ainallah, Karya DR. Khalid Abu Syadi.


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *