Ketika Ayat Al-Qur’an Terpampang Sebagai Ajakan Toleransi di Sebuah Gereja

al-quran-di-gerejaINSPIRADATA. Berbicara tentang toleransi beragama. Ternyata bukan hanya di Indonesia. Dalam Islam, jelas toleransi itu ada. Selain dalam al-qur’an, Rasulullah pun telah mencontohkan bagaimana kerukunan antar umat beragama itu bisa dibina. Salah satunya dalam Piagam Madinah.

Nah, Bagimana dengan umat agama lain terhadap Islam, khususnya di negeri yang mayoritas nonmuslim?

Ada yang unik, nih. Salah satu gereja di Australia menunjukkan sikap toleransi dan kepeduliannya melalui sebuah cara yang berbeda. Tersebutlah Tecoma Uniting Church, sebuah Gereja Kristen peduli yang didedikasikan untuk mendukung satu sama lain, dan melayani di komunitas perbukitan. Tecoma sendiri adalah nama sebuah desa kecil antara Belgrave dan Upwey, terletak di kaki bukit Dandenong Ranges di Pinggir Timur dari Melbourne, Victoria, Australia.

Dilansir dari akun Facebook Australian Dawah Revolution, tertulis: “Tecoma Uniting Church promoting a verse from the Quran,” yang artinya, “Tecoma menyatukan gereja mempromosikan suatu ayat dari Al Quran.”

Ayat apa yang dipromosikannya?

gereja-promo-quranDalam unggahan foto dari akun tersebut dapat diketahui bahwa ayat yang dimaksud adalah Qur’an surat As Saffat ayat 25, yang artinya: “Mengapa kamu tidak tolong-menolong?”

Ayat tersebut sepertinya digunakan untuk menyerukan kepedulian sesama manusia agar saling tolong-menolong. Namun, jika dilihat dari persefektif Islam. Pada dasarnya ayat itu membahas tentang keadaan penghuni neraka yang ketika di dunia mereka saling berteman, tetapi di akhirat mereka tidak bisa saling menolong satu sama lain.

Komentar pada foto tersebut pun lebih berisi pelurusan tentang kandungan isi ayat tersebut yang sebenarnya. Namun, fakta bahwa sebuah ayat Al Qur’an terpampang di sebuah tempat ibadah agama lain dan digunakan sebagai ajakan toleransi yang mengandung kebaikan. Hal ini menjadi suatu hal yang cukup menarik perhatian.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *