Unik, Informatif , Inspiratif

Ketika Prasangka Semut Berbuah Tolong-menolong

0
, Ketika Prasangka Semut Berbuah Tolong-menolong
prasangka (foto: cerita dongeng sebelum tidur)

INSPIRADATA. Suatu hari di hutan yang rindang, desir angin segar di hutan dan gemerecik air di sungai begitu jernih. Sang semut pergi mencari makanan. Ia tak menyangka kalau di sana ada pula merpati.

Merpati memakan apa yang dicari-cari semut sejak pagi, buah cempedak yang harum telah di dapatnya.

“Tak apa lah, masih ada yang lain,” kata semut dengan sedikit kesal dan prasangka buruk kepada merpati.

Tak disadari semut, merpati menjatuhkan sedikit cempedak itu kepadanya. Karena ketidaksadarannya, semut berjalan dengan santai tanpa menyadari ada satu cempedak yang akan menghempaskannya ke sungai di dekatnya.

Terhempaslah sang semut ke sungai, timbul tenggelam di air sungai sambil berjuang melawan arusnya.

Berlalu lah beberapa menit, sang semut mengambang kelelahan dan lemas, hanya mengharap pertolongan.

Datang pula sang merpati yang telah disangkanya buruk, menjatuhkan daun cempedak ke arah semut. Semut pun selamat menaiki daun ke tepian.

“Oh, merpati terima kasih atas pertolongan mu, tak tahu apa yang akan terjadi jika tak ada kau,” kata semut.

“Tak apa-apa semut, mungkin lain kali malah kau yang akan menolongku juga,” jawab merpati sambil terbang menjauh.

Brug… Brug… Brug… seperti suara gempa datang dari belakang semut.

Ternyata bunyi terompah pemburu membawa panah tajam di tangannya, seperti membidik sesuatu di hadapannya ke depan.

“Mau apa pemburu itu, mengacung-acung barang tajam tersebut,” kata semut

“Oh, ternyata merpati yang telah menolongku tadi, akan kucegah pemburu itu.”

Pikiran semut hanya tertuju kepada merpati bagaimana menolongnya, digigitlah kaki pemburu itu sampai berdarah.

anak panahnya pun meleset jauh dari merpati, yang langsung terbang jauh entah ke mana. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.