Gedung KPK

Ketua KPK: Kita Sedang Mengurus Senjata yang Izinnya Sempat Tertunda

INSPIRADATA. Seiring dengan banyaknya teror yang menghampiri para penyidik KPK, seperti kasus penyiraman Novel Baswedan. Kini, KPK tengah mengurus izin agar penyidik, penyelidik dan jaksa di lingkungan KPK bisa memegang senjata. Tujuannya adalah untuk melindungi penegak hukum dari berbagai serang teror oleh oknum tak dikenal.

“Kita sedang mengurus senjata yang izinnya sempat tertunda supaya segera dikeluarkan. Ini adalah langkah pengamanan lebih lanjut bagi penyidik, penyelidik, dan jaksa KPK, akan terus dilakukan. Mudah-mudahan bisa kita cegah (teror kepada pegawai KPK),” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo, di Gedung KPK, seperti dilansir oleh Liputan6, Jumat (19/5/2017).

KPK tidak ingin nantinya kejadian seperti Novel Baswedan terulang kembali. Penyidik senior KPK itu disiram air keras oleh orang tidak dikenal beberapa waktu lalu.

“Secara berkembang kita coba perbaiki, meskipun ini yang paling fatal. Kita akan tambah pengawalan. Kita akan lakukan siapa yang bisa dihubungi kalau ada apa-apa. Polda Metro Jaya sedang urus senjata yang masih tertunda, sehingga dapat kepercayaan buat teman-teman di lapangan,” Agus melanjutkan.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata pun telah meminta perlindungan lebih kepada para penyidik KPK dalam menjalankan tugasnya menumpas korupsi.

“Untuk melindungi, mengantisipasi, dan mitigasi risiko terhadap penyerangan itu sudah kami koordinasikan dengan pihak kepolisian untuk pengamanannya,” ujar Alexander Marwata di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, 17 Mei 2017.

Marwata melanjutkan, beberapa penyidik, penyelidik dan jaksa penuntut umum KPK kini diberikan izin untuk memegang senjata api. Hal tersebut tak lain adalah untuk menjaga diri dari serangan teror. []


Artikel Terkait :

About Ferry Ardiyanto Kurniawan

Seorang anak muda dengan cita-cita luhur yang sedang berproses secara perlahan tanpa jeda!

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *