Unik, Informatif , Inspiratif

Ketua MUI: Perbaiki manajemen Mesjid, Cegah Radikalisme

0 43

 

Terkait kabar bahwa ada 41 dari 100 masjid yang ada di lingkungan kementerian, lembaga, dan BUMN, terpapar radikalisme, BIN menjelaskan hal tersebut disimpulkan berdasarkan hasil survei.

BIN juga menambahkan hasil surveynya bahwa ada tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terpapar radikalismde. 39 persen mahasiswa di 15 Provinsi tertarik dengan paham radikal. Hal ini dasampaikan oleh Jubir Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto.

BACA JUGA: Radikalisme di Masjid

Wawan menjelaskan juga bahwa Survei ini dilakukan oleh P3M NU yang hasilnya disampaikan kepada BIN sebagai early warning dan ditindaklanjuti dengan pendalaman dan penelitian lanjutan oleh BIN.

Mengiringi pernyaan itu, Majelis Ulama Indonesia membenarkan adanya paham-paham radikalisme yang manyusup ke masjid-masjid perkantoran.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidlowi mengatakan data tersebut didapat dari BIN.

Masduki menjelaskan, pemberian data ini oleh BIN dimaksudkan kepada MUI tidak lain karena MUI sebagai lembaga yang dapat melakukan eksekusi terhada masalah dakwah.

Meski begitu, ia Masduki tidak memukul rata kepada semua masjid yang ada di perkantoran. “Enggak semuanya, hanya di masjid-masjid tertentu saja, tapi kita kan harus waspada,” kata dia.

BACA JUGA: Di Hadapan Wapres, Ustaz Somad Ungkap sebab Dirinya Dicap Radikal

Masduki mengharapkan perbaikan manajemen mesjid sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan terhadap dakwah dengan konten radikalisme. Masduki juga berharap keterlibatan masyarakat dalam melaporkan penceramah atau khatib yang membawa pada permusuhan.

“Jama’ah juga harus kritis, jika sudah melewati karakter dasar dari agama Islam yang membawa konsep damai yang rahmatan lil ‘alamin maka laporkan ke ta’mir masjid. Karena banyak khatib yang membawa ayat perang di negara damai, ini kan negara damai,” tutur dia. []

SUMBER: REPUBLIKA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline