Foto: Time

Keutamaan Luar Biasa Berada di Majelis Ilmu

Sebagian dari kita, terutama para generasi millenials masih menganggap tabu apabila diajak untuk menghadiri beberapa majelis ilmu untuk mengkaji kajian islam.

Padahal banyak sekali keutamaan berada di majelis ilmu, diantaranya:

1.Merupakan jihad fi sabilillah

Orang yang berangkat ke masjid untuk menuntut ilmu, dianggap sebagai jihad fi sabilillah.

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:“Barangsiapa yang memasuki masjid kami ini (masjid Nabawi) untuk mempelajari kebaikan atau untuk mengajarinya, maka ia seperti mujahid fi sabilillah. Dan barangsiapa yang memasukinya bukan dengan tujuan tersebut, maka ia seperti orang yang sedang melihat sesuatu yang bukan miliknya” (HR. Ibnu Hibban no. 87, dihasankan Al Albani dalam Shahih Al Mawarid, 69).

2.Dimudahkan jalannya menuju surga

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:“Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surga” (HR. At Tirmidzi no. 2682, Abu Daud no. 3641, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

Dalam hadith diatas Orang yang keluar rumahnya dan menuju masjid untuk menghadiri Majelis Ilmu maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.

3.Mendapatkan ketenangan, rahmat dan dimuliakan para Malaikat

Orang yang mempelajari Al Qur’an di masjid disebut oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan mendapat ketenangan, rahmat dan dimuliakan para Malaikat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka akan dinaungi rahmat, mereka akan dilingkupi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya” (HR. Muslim no. 2699).

4.Dicatat amalannya di ‘illiyyin.

setelah shalat terdapat pengajian (majelis ilmu) hingga waktu shalat selanjutnya (misalnya pengajian antara maghrib dan isya), maka ia terus dicatat amalan kebaikan yang ia lakukan di masjid, di ‘illiyyin.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:“Seorang yang setelah selesai shalat (di masjid) kemudian menetap di sana hingga shalat berikutnya, tanpa melakukan laghwun (kesia-siaan) di antara keduanya, akan dicatat amalan tersebut di ‘illiyyin” (HR. Abu Daud no. 1288, dihasankan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

Dijelaskan oleh Syaikh Sulaiman bin Amir Ar Ruhaili hafizhahullah:“Catatan amal di ‘illiyyin adalah catatan amal yang tidak akan rusak dan tidak akan dibuka hingga hari kiamat, tersimpan awet, tidak akan terkurangi sedikit pun”

5.Mendapat perlindungan di akhirat

Orang yang gemar duduk di majelis ilmu akan mendapatkan perlindungan di akhirat.

Rasulullah bersabda, “Satu diantara tujuh golongan di akherat kelak yang mendapat perlindungan Allah yaitu ,ijtama’a alaihi wa tafarroqo alaihi’, berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah.” (HR Bukhari Muslim).

Orang yang menuntut ilmu di majelis ilmu akan mendapatkan keutamaan-keutamaan yang luar biasa, selain mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat, banyak pahala disana. Semoga Allah menambahkan semangat kepada kita semua untuk terus menuntut ilmu. Aamiin Ya Rabb.


Artikel Terkait :

About Fauzan Ahmad Lukman

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *