Khitbah? Ini Hukumnya dalam Islam
Foto: image

Khitbah? Ini Hukumnya dalam Islam

Khitbah lebih sering terdengar oleh mereka yang menikah melewati perantara ta’aruf lebih dulu. Khitbah juga biasa dikenal dengan meminang. Sebagai bukti jika ta’aruf akan berlanjut pada jenjang yang lebih serius.

Dalam pandangan Islam, Khitbah atau meminang ini hukumnya sunnah sebelum dilakukan akad nikah. Pinangan dilakukan agar mengetahui seorang wanita yang dipinang (Makhthubah) apakah bersedia untuk dinikahkan dengan sang pria (Khaathib) dan kemudian berlangsungnya akad nikah.

BACA JUGA: Sebelum Menikah, Pastikan 9 Hal Ini Telah Anda Pahami

Tanda wanita menerima khitbah ini cukup beragam. Salah satunya ialah jawaban diam, seperti yang disabdakan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, “Dari Abi Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda: Dilarang menikahkan janda tanpa persetujuannya, dan gadis tanpa izinnya. Mereka bertanya , wahai Rasulullah SAW, bagaimana izinnya (gadis)? Beliau menjawab : kalau ia diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Apabila dipinang seorang janda, maka tanda setujunya dapat diketahui melalui persetujuan dan musyawarah dengan keluarganya. Sedangkan dikatakan seorang gadis menerima pinangan ialah diam, sebab ia malu mengungkapkan perasaannya.

BACA JUGA: Benarkah, Menikah Syarat Menjadi Imam Shalat? Ini Penjelasan Ustad Abdul Somad

Namun, tentunya tidak semua gadis yang diam ini berarti ia menerima lamaran itu. Orangtua juga harus paham gerak–gerik dan ekspresi wajah si gadis apakah ia bersedia atau menolaknya. []

Sumber: Menikmati hubungan intim suami – istri menggapai pernikahan berkah, oleh: Muhammad Ahmad Kan’an


Artikel Terkait :

About Dini Koswarini

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *