Facebook
Foto: Facebook (Arif Setiawan)

Kini Facebook Miliki Fitur Peringatan Konten Hoax

Facebook
Foto: Facebook (Arif Setiawan)

INSPIRADATA. Banyaknya berita hoax yang meresahkan para netizen di dunia maya, kini Facebook rilis fitur cek fakta untuk memerangi berita palsu dan hoax. Demikian disitat dari CNNIndonesia, Jum’at (24/3/2017).

Cara kerja dari fitur ini, dengan cek fakta ini menggandeng pihak ketiga seperti organisasi media dan penguji fakta independen.

Fitur ini pertama kali diketahui oleh pengguan Facebook yang menyebar tautan di profil Facebook miliknya. Tautan yang berisi klaim ada perbudakan warga Irlandia oleh Amerika Serikat itu ternyata bermasalah.

Pengguna yang mengklik tanda peringatan yang berada di bawah tautan yang akan dibagikan. Dari tautan tersebut anda dapat memperoleh penjelasan mendetail dari organisasi penguji fakta yang memeriksa kebenaran dari tautan yang hendak dibagikan.

Adapun organisasi pemeriksa fakta yang digandeng oleh Facebook masih sebatas yang tergabung di jaringan pemeriksa fakta internasional yang dipimpin oleh Poynter. Dari jaringan tersebut, belum ada lembaga pemeriksa fakta asal Indonesia yang tergabung.

Sekalipun pengguna masih bersikeras membagi tautan bermasalah tadi, akan muncul tanda peringatan yang menyertainya. Alhasil pembaca lain di Facebook akan mengetahui bahwa akurasi informasi di tautan tadi bermasalah dan berharap tak ada yang tergoda membukanya.

Facebook memang menjadi jejaring sosial paling disorot untuk bertanggung jawab atas maraknya konten berita palsu dan hoaks. CEO Facebook Mark Zuckerberg sebelumnya sudah berjanji jauh-jauh hari untuk menciptakan alat pendeteksi konten sesat di platform miliknya.

BACA JUGA: 

Facebook Hapus Video Gantung Diri Pahinggar Indrawan

Viral, Pahinggar Indrawan Bunuh Diri Secara Live di Facebook

Pada Desember lalu, Zuckerberg menyebut Facebook akan menjelma menjadi “wadah baru untuk percakapan publik dan bertanggung jawab membuat ruang yang sehat.”

Terkait hal ini, pemerintah Indonesia pun sudah menjalin pembicaraan dengan Facebook. Pemerintah, diwakili oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, menuntut Facebook lebih aktif dalam meredam konten berita palsu dan hoaks di platform mereka. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *