Belalang
Foto: Belalang

Kisah Belalang dalam Kotak

Belalang
Foto: Belalang

INSPIRADATA. Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. 

Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun belalang lain keheranan, mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

A: “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia ataupun bentuk tubuh?” kata belalang lain sambil menghampiri dengan penasaran.
B: “Di manakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.”

Saat itu si belalang lain baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Terkadang kita sebagai manusia, tanpa sadar pernah mengalami hal yang sama dengan belalang. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan yang beruntun, perkataan teman atau pendapat tetangga, seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua kelebihan kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita tanpa pernah berpikir benarkah kamu separah itu? Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Apakah kita tidak pernah mempertanyakan kepada diri sendiri bahwa kita bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh? Tidakkah kita ingin membebaskan diri agar kita bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap diluar batas kemampuan kita?

Beruntung sebagai manusia kita dibekali kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Oleh karena itu, teruslah berusaha mencapai apapun yang kita ingin capai. Sakit memang, lelah memang, tapi bila kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Kehidupan kita akan lebih baik kalau hidup dengan cara hidup pilihan kita. Bukan cara hidup seperti yang mereka pilihkan untuk kita. []

Sumber: CNNIndonesia


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *