Unik, Informatif , Inspiratif

Kisah Mansa Musa; Ajak 60 ribu Pelayan dan 12 ribu Budak Berangkat Haji

0

JEFF Bezos, orang yang dianggap terkaya nomor satu di dunia ternyata belum seberapa jika dibandingkan dengan pria asal Afrika ini. Bezos yang merupakan bos Amazon diperkirakan punya harta sebesar Rp.1.800 T, sedangkan pria Afrika ini diklaim punya harta yang tak terhitung! Siapakah dia?

Pada abad ke-14 hiduplah seorang pria bernama Mansa Musa yang lahir pada tahun 1280. Musa lahir dan berasal dari keluarga para penguasa di Afrika Barat. Selama berkuasa di Afrika Barat, Musa dikenal sebagai orang paling kaya sepanjang sejarah. Kekayaannya melebihi Bill Gates, Mark Zuckerberg, bahkan Jeff Bezos.

Bahkan Profesor University of California, Rudolph Butch menyatakan selain berkuasa, Mansa Musa ia nobatkan sebagai manusia terkaya sepanjang masa yang pernah hidup di bumi.

BACA JUGA: Dibalik Meningkatnya yang Kaya di Dunia, yang Miskin Semakin Menderita

Bahkan disinyalir kekayaan Mansa Musa sudah tidak bisa dihitung lagi jumlahnya.

Ada yang sempat menakar kekayaan Mansa Musa sebesar 5.700 triliun. Namun itu hanya hitungan di atas kertas dan tak pasti.

Kekayaannya berasal dari sumber emas dan garam (yang saat itu dianggap mahal) yang berasal dari wilayah kekuasaannya, yakni di Mali.

Di zaman kekuasaannya, Mansa berhasil menguasai separuh dunia dan mendapatkan pajak dari tiap transaksi perdagangan di wilayahnya. Mansa Musa sendiri merupakan seorang muslim yang dikenal taat.

Salah satu kisah paling melegenda yaitu Mansa tercatat membawa 60.000 pelayan kerajaan dan 12.000 budak untuk melakukan perjalanan ibadah haji melewati gurun Sahara dan Mesir.

Saking kayanya, Musa membawa ribuan unta yang tiap hewan tersebut membawa kiloan emas murni.

BACA JUGA: Artis Paling Kaya Se-Indonesia, Siapa Saja?

Sepanjang perjalanan ibadahnya tersebut, Mansa Musa dikenal sering membagi-bagikan emas yang dibawanya.

Sayangnya tindakan Musa ini konon malah merusak ekonomi di Kairo, Madinah, Mekkah dan kota-kota lain yang dilintasinya, karena nilai emas langsung jatuh dan harga-harga pun naik.

Nah, untuk memperbaiki keadaan ini, dalam perjalanan pulangnya, Musa mencoba meminjam semua emas yang dapat ia bawa dari peminjam uang di Kairo dengan bunga yang tinggi, tetapi upaya ini kurang berhasil. Ini merupakan satu-satunya peristiwa dalam sejarah ketika satu orang mampu mengendalikan harga emas secara langsung di kawasan Laut Tengah.

Sepulang dari perjalanan Haji tersebut, Mansa membawa pulang ilmu hasil ibadahnya yang kemudian dia salurkan ke negeri asalnya.

Mansa Musa meninggal pada tahun 1337 dan diteruskan oleh anaknya, Maghan I. Mansa Maghan adalah salah satu penguasa destruktif yang memulai kemunduran pelan kekaisaran Mali sampai disintegrasi penuh pada awal abad ke-17. []

SUMBER: INTISARI | WIKIPEDIA

 

 


Artikel Terkait :

Comments
Loading...

Kamu Sedang Offline