traveling
traveling (foto: muslimpublic)

Kisah Muallaf Belanda, Setelah 4 Tahun Traveling-nya Keliling Dunia…

traveling
traveling (foto: muslimpublic)

INSPIRADATA. Dalam waktu 4 tahun, pria asal Belanda ini berniat dan memutuskan untuk mewujudkan impiannya, yakni meninggalkan rumahnya dan ber-travelling keliling dunia.

Ialah Michael Ruppert, beberapa negara yang dikunjunginya adalah Indonesia, Turki, Malaysia, dan Albania. Dari perjalanan traveling itulah, akhirnya ia menemukan langkah awal perjalanan jati diri yang sesungguhnya.

Michael Ruppert berbagi kisah perjalanannya dengan keluarga, kerabat, dan teman-temannya melalui surat elektronik. Kisahnya pun bahkan selalu dinanti-nanti oleh banyak kalangan yang kini membuatnya dikenal lebih luas.

Pria 30 tahunana ini, adalah keturunan Belgia-Belanda. Michael Ruppert melakukan Traveling/perjalanan ke 60 negara hanya dalam waktu 4 tahun dan akhirnya beliau pun menemukan Agama yang sangat diyakininya adalah Agama yang benar yakni Islam.

Semangatnya dalam melakukan Traveling, serta seringnya ia berbagi kisah inspirasi dengan banyak orang, telah membuat orang-orang berbaik hati kepadanya, bahkan tak segan-segan banyak orang yang memberikan bantuan demi menggapai mimpinya, yakni melanjutkan perjalanan hingga selama 4 tahun. Dan sebagai imbalannya ia pun mengirim lebih banyak surat perihal kisahnya di perjalanan ke 60 Negara tersebut.

Michael Ruppert pada awalnya ( awal perjalannya) bukanlah seorang Muslim. Hal yang merubah dirinya menjadi Mualaf adalah ketika ia menghabiskan waktu dengan keluarga angkatnya di Indonesia dan Malaysia, yang menarik menurutnya adalah keingintahuan lebih dalam akan kitab suci yang paling benar di alam jagad Raya, yakni kitab suci Alquran sebagaimana wahyu murni dari Sang Pencipta.

“Setelah tinggal dengan banyak keluarga Muslim di Indonesia dan di Malaysia, aku sungguh sangat penasaran dan memiliki pertanyaan seputar yang mereka kerjakan. Apa yang mereka baca dalam buku (kitab) Alquran itu? Apa yang mereka kerjakan (lakukan) di masjid itu? Apakah mereka merayakan pada liburan mereka? Rasa keingintahuan saya tersebut akhirnya membawa saya menuju Agama Islam,” Tutur Michael Ruppert kepada situs Muslimunites.

Sejak saat keingintahuannya terhadap Islam tersebut, akhirnya ia mulai mempelajari dengan sungguh-sungguh dan mempelajari lebih dalam lagi perihal Islam dan kegiatan Umatnya. ketika dia menjadi Mualaf, dia pun kembali melanjutkan perjalanannya sebagaimana impiannya tersebut.

Budaya yang sama, ia temukan dalam perjalanannya. Sudah seharusnya pula negara tersebut memiliki keyakinan yang sama yakni keyakinan yang benar-benar hakiki.

Dalam Travelingnya, ia berpendapat bahwa Alam telah mengajarkan banyak hal kepada dirinya tersebut. Kecintaannya pun dengan alam telah menuntunnya menemukan Tuhan yang sebenarnya, dengan melalui Islam, ia berharap Tuhan selalu memberikan petunjuk dan RahmatNya kepada diriNya, dan ia pun menjadi orang yang tertolong Dunia dan Akhirat. []

Sumber


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *