Foto: Pixabay

Kisah Nyata Mimi

Beberapa bulan lalu, Mimi bertemu dengan Boy. Boy begitu tertarik dengan Mimi. Pun begitu Mimi juga merasakan hal yang sama.

Setelah beberapa hari Boy melakukan PDKT, Mimi pun klepek- klepek. Keduanya saling mencintai.

Sejak itu, hari-hari mereka lalui berdua penuh dengan canda.

Hingga suatu hari mereka bercengkrama. Saling melepaskan keperjakaan dan keperawanan mereka masing-masing. Meski belum menikah, keduanya begitu serasi dan sejak mereka melakukan hubungan intim untuk yang pertama kali, keduanya sering melakukannya lagi.

“Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi buncit.” Ternyata Mimi bunting diluar nikah. Meski udah bunting, mereka ga segera menikah juga. Malah mereka masih kerap melakukan hubungan intim dan tidur bareng.

Beberapa bulan kemudian, perut Mimi semakin membesar. Tapi Boy, yang telah menanamkan benih di perut Mimi malah pergi meninggalkannya. Setelah apa yang diberikan Mimi pada Boy, Boy begitu mudah mencampakkannya.

Perut sudah besar dan tak lama lagi melahirkan. Mimi tak pernah tahu kabar Boy. Mimi juga tak tahu ortu Boy. Bilang pada ortu sendiri juga ga mungkin. Dengan besar hati, Mimi harus sendiri. Melahirkan dan membesarkan anak yang tak berdosa itu.

Sehari sebelum melahiirkan, Mimi ketemu Boy juga. Tapi Mimi hanya bisa menatap dari kejauhan melihat Boy sedang bermesraan dengan yang lainnya. Mimi yang malang.

Esoknya, perut Mimi kontraksi. Mimi segera nglairin. Tak ada Boy, tak orang tua, tak ada bidan maupun dokter yang membantunya. Sekuat tenaga Mimi berusaha bertahan dari sakitnya melahirkan. Perjuangannya tak sia-sia. Mimi berhasil nglairin lima anak yang lucu-lucu dan imut-imut. Begitu lahir, kelima anaknya mengeong bersahut- sahutan.

Kini, Mimi tlah menjadi ibu bagi kelima ekor kucing dan Boy semakin gencar berburu kucing- kucing betina lain untuk memperbanyak populasi kucing di habitatnya. []

Artikel ini viral di media sosial dan blog. Kami kesulitan menyertakan sumber pertama


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

uang dompet, Berhemat

Foto Istri

“Wah alangkah berbahagianya kamu mempunyai istri seperti itu, bagaimana bisa begitu?” tanya temannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *