Unik, Informatif , Inspiratif

Kisah “Pelatih Gila”, Meski Menang 3-0 Masih Saja Marah

0 1.147

Mantan bek Manchester City, Martin Demichelis, bernah berkisah sisi gila mantan pelatihnya, Louis van Gaal. Dia menjulukinya Loco (Si Gila).

Demichelis pernah menjadi pemain asuhan Louis Van Gaal saat bekerja sama di Bayern Munich pada musim kompetisi 2009-2010.

BACA JUGA: 3 Mitos Sepakbola ini Pasti Buat Anda Tercengang

Di musim itu, Bayern besutan Van Gaal menyapu bersih tiga trofi domestik bergengsi: Bundesliga, DFB Pokal dan DFB Supercup.

“Dia pelatih bagus, tapi dia sangat gila. Terkadang dia sangat meledak-ledak,” kata Demichelis dilansir Tribal Football, Rabu (14/11/2018).

Demichelis yang kini berusia 37 tahun dan sudah pensiun itu mengungkapkan bagaimana Van Gaal pernah mengamuk di kamar ganti meski sudah menang besar.

BACA JUGA: Sepakbola, Kenapa Selalu Digandrungi?

“Suatu saat, saat kami unggul 3-0 di babak pertama, dia (Van Gaal) masuk kamar ganti dengan berteriak dan menggebrak pintu,” cerita Demichelis.

“Dia berkata bahwa permainan yang kami tampilkan (di babak pertama) sebuah bencana,” lanjut Demichelis.

Reaksi Van Gaal ini sontak membuat para pemain kecewa. Termasuk juga Demichelis yang akhirnya bermain sangat buruk di babak kedua.

BACA JUGA: Para “Pengkhianat” Sepakbola Terbesar

“Sebagai kapten kedua, saya coba menghentikannya. Di babak kedua, saya tidak bermain bagus,” jelas Demichelis.

Dengan merasa bersalah, Van Gaal kemudian mengatakan kepada Demichelis bahwa dia salah karena membuat emosinya tidak bagus. “Dia meminta saya tidak memasukkan omelannya dalam hati,” lanjutnya. []

SUMBER: TRIBALL FOOTBALL

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline