Unik, Informatif , Inspiratif

Kisah Pria AS Tentang Kontak dengan Suku Sentinel Sebelum Dibunuh

0 185

John Chau, pria asal Amerika Serikat yang meninggal dibunuh oleh suku Sentinel di pedalaman India sempat menulis jurnal tentang kontak pertamanya dengan suku tersebut.

Seperti dikutip dari news.com.au pada Kamis (29/11/18), dalam jurnalnya, Chau menulis bahwa ia membawa hadiah seperti ikan, gunting, pin pengaman, hingga bola sepak untuk orang-orang suku tersebut.

BACA JUGA: LSM di Turki Siap Bagikan 3 Ribu Roti untuk Korban Yaman

Akan tetapi, hadiah yang dibawa Chau rupanya direspon negatif oleh dua orang Suku Sentinel yang ditemuinya itu.

Chau menuliskan bahwa keduanya malah meneriaki dia sambil mendekatiya. Orang-orang suku Sentinel itu mengangkat panah dan keduanya terlihat gelisah.

“Saya membalas berteriak ‘Nama saya John. Saya mencintai kalian. Begitu juga dengan Yesus’,” tulis Chau di dalam jurnalnya.

Lesatan anak panahpun menghujami Chau. Beruntung, anak panah itu hanya mengenai Kitab Suci yang dibawa Chau.

Chau lantas berlari menuju kanonya dan kembali ke kapal nelayan setempat yang sudah membantunya mendekati Pulau Sentinel Utara.

BACA JUGA: YouTube Rilis Fitur Mirip Instagram Stories

Dalam jurnal tersebut, Chau juga menulis bahwa ia merasa kematiannya sudah dekat, “Tuhan, saya tidak ingin mati,” tulisnya.

Kemudian dia menulis tentang indahnya matahari yang sedang terbenam. “Saya sedikit menangis membayangkan bahwa ini adalah matahari terbenam terakhir yang saya nikmati,” tulisnya.

Setelah kedatangannya yang pertama ini, Chau kembali mendatangi pulau Sentinel pada 16 November 2018 yang berujung pada kematiannya. []

 

SUMBER: KOMPAS

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline