kisah inspiratif suami istri
Foto: Pexels

Kisah Suami yang Dimarahi Istri karena Sedekahkan Makanan di saat Kekurangan

Laki-laki surgawi yang termasuk pemuka madzhab Hanafi Syaikh Salim Masuty, berjalan pulang dari masjid. Di tengah perjalanan, ada seorang pengemis yang kedinginan. Si laki-laki yang terkenal ramah, dermawan, dan zuhud ini pun mendatangi pengemis. Ia melepas jubah tebalnya, lalu ia berikan kepada si pengemis.

Si laki-laki yang masyhur di seantero Damaskus Suriah pada masanya itu pun pulang. Hanya mengenakan pakaian tipis di musim dingin yang merasuk ke dalam sumsum tulang.

Suatu hari di bulan Ramadhan, ia tengah duduk di depen meja makan. Menu berbuka telah rapi di hadapannya. Sembari merapal dzikir dan menyebut nama-nama Allah Ta’ala, laki-laki ini terlihat sangat menikmati berlalunya masa demi masa. Hingga, pintu rumah diketuk. Sang laki-laki bangkit. Membuka pintu.

Dengan gegas, ia kembali ke meja makan. Semua hidangan yang tersedia diambil, untuk diserahkan kepada tamunya itu. Seorang pengemis. Berselang beberapa saat, istri si laki-laki datang ke meja makan. Ia marah besar. Makanan habis. Tiada satu pun sisa. Semua diberikan. Ia marah-marah. Semua kekesalan ditumpahkan kepada suaminya itu.

“Semua orang kelaparan! Engkau malah memberikan semua makanan kepada pengemis,” ungkap si istri.

Tepat beberapa saat sebelum waktu Maghrib tiba, pintu rumah si laki-laki kembali diketuk. Ia berjalan santai, beriring dzikir yang senantiasa membasahi lisan dan hatinya. Tatkala dibuka, terlihatlah sosok-sosok kekar membawa aneka makanan. Orang-orang itu meminta izin masuk, lalu meletakkan semua bawaan di meja makan si laki-laki. Ia hanya diam, sampai ada keterangan.

Kisahnya, sore itu sang Gubernur Said Pasha mengundang staf-stafnya untuk berbuka puasa bersama. Namun, tiada satu pun yang hadir. Sang Gubernur marah besar. Ia memerintahkan kepada prajuritnya agar memberikan makanan kepada si laki-laki.

Lepas mengetahui kronologis kejadiannya, si laki-laki berkata kepada istrinya, “Wahai istriku, perbuatan Allah Ta’ala jauh lebih indah.” []

Sumber: Keluarga Cinta


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Jangan Pasang Stiker ‘Happy Family’ di Mobil Pribadi, Ini Bahayanya

para pelaku kejahatan jadi bisa mengetahui, kapan waktu sang anak sendirian di rumah tanpa ditemani ayah dan bundanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *