, Kisah Syeikh dan Burung Beo Kesayangannya
Unik, Informatif , Inspiratif

Kisah Syeikh dan Burung Beo Kesayangannya

0

INSPIRADATA. Suatu hari seorng santri menghadiahkan seekor burung beo kepada Kyai-nya. Santri tersebut tahu betul Sang Kyai samat menyukai burung beo dan kucing.

Sang Kyai menyukai burung beo pemberian tersebut, sehingga selalu dibawanya ketika mengajar. Hingga burung beo itu dapat menirukan kalimat ‘Laa Ilaaha Ilallah’ dan selalu mengucapkan kalimat tersebut siang dan malam.

Namun suatu ketika murid-murid melihat Kyai sedang menangis terisak-isak. Mereka pun bertanya kepada beliau, “apa yang membuatmu menangis wahai Kyai?”.

Related Posts
1

Ini Tujuh Hal yang Bisa Buat Kita Lebih Bahagia Bekerja

Kyai menceritakan bahwa kucingnya telah memangsa beo tersebut.

“Apakah karena burung itu, engkau menangis? Jika engkau mau, kami bisa memberikan padamu beo lain.”

Kyai menolaknya, ”yang membuatku menangis adalah ketika si beo diserang oleh kucing, si beo hanya berteriak-teriak sampai mati. Padahal si beo sebelumnya banyak mengucapkan kalimat ‘laa ilaaha illallah’. Namun saat si beo diserang oleh kucing, ia lupa mengucapkan ‘Laa Ilaaha Illallah’. Beo hanya berteriak-teriak, karena sebelumnya ia hanya mengucapkan kalimat ini dengan lisannya, sementara hatinya tidak mengilmuinya, tidak menghayatinya.”

“Aku khawatir jika keadaan kita seperti burung beo ini. Sepanjang hidup, kita selalu mengulang-ulang kalimat ‘Laa Ilaaha Illallah’, namun ketika kematian mendekati kita, kita lupa, karena hati kita tidak menghayati, tidak pula memahaminya.” []

 


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.